Home Berita Nasional Messi Pimpin Argentina Hadapi Aljazair di Pembuka Piala Dunia

Messi Pimpin Argentina Hadapi Aljazair di Pembuka Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Lionel Messi tampil sebagai kapten dan jantung serangan Argentina saat tim juara bertahan membuka perjalanan bertahan gelar di Piala Dunia 2026 melawan Aljazair di Stadion Arrowhead, Kansas City, Amerika Serikat. Laga pembuka Grup J ini menjadi ujian awal bagi Albiceleste untuk membuktikan bahwa gelar mereka di Qatar 2022 bukan keberuntungan, melainkan buah dari konsistensi dan kedalaman tim.

Pelatih Lionel Scaloni memilih formasi 4-3-3 yang seimbang, mempercayakan tiga pemain tengah andalan—Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, dan Enzo Fernández—untuk mengatur ritme permainan sekaligus menjaga stabilitas defensif. Di lini depan, Messi ditemani oleh Thiago Almada yang lincah dan Lautaro Martínez yang garang, membentuk trio serang yang diharapkan mampu menembus pertahanan rapat Aljazair.

Di belakang, jantung pertahanan Argentina dipimpin oleh Cristian Romero dan Lisandro Martínez, dengan Gonzalo Montiel dan Facundo Medina sebagai full-back yang siap mendukung serangan. Emiliano Martínez, kiper andalan yang dikenal tajam dalam situasi satu lawan satu, kembali menjadi benteng terakhir yang diandalkan.

Argentina datang ke turnamen ini dengan momentum luar biasa: baru saja mempertahankan gelar Copa América 2024, serta tampil tak terkalahkan sepanjang kualifikasi. Mereka memahami betapa pentingnya memulai turnamen dengan kemenangan—terutama mengingat kegagalan mereka di laga pembuka Piala Dunia 2022, yang sempat membuat kekhawatiran melanda para pendukung.

Di sisi lain, Aljazair tampil dengan semangat penuh. Tim yang kembali ke panggung Piala Dunia setelah absen sejak 2014 ini datang dengan kepercayaan diri tinggi. Di bawah arahan pelatih Vladimir Petkovic, Les Fennecs menurunkan formasi 4-2-3-1 yang disiplin, dengan kapten Aissa Mandi memimpin lini belakang yang solid bersama Rayan Ait-Nouri dan Ramy Bensebaini.

Di tengah, Nabil Bentaleb dan Ibrahim Maza menjadi penghubung antara pertahanan dan serangan, sementara Amine Gouiri dan Anis Hadj Moussa menjadi ujung tombak yang diharapkan bisa memanfaatkan celah-celah di pertahanan Argentina. Luca Zidane, putra legenda Zinedine Zidane, menjadi pilihan utama di bawah mistar, membawa beban sejarah dan harapan sebuah bangsa yang ingin kembali menunjukkan dirinya sebagai kekuatan baru di kancah dunia.

Laga ini bukan sekadar pertandingan pembuka. Ini adalah momen bagi Argentina untuk membuktikan bahwa era Messi masih bisa memimpin timnya menuju gelar keempat, sekaligus kesempatan bagi Aljazair untuk menulis babak baru dalam sejarah sepak bola Afrika—dengan mengalahkan raksasa yang selama ini dianggap tak terkalahkan.

Dengan kehadiran Messi yang tetap memancarkan otoritas di atas lapangan, dan semangat pantang menyerah dari para pemain Aljazair, pertandingan ini berpotensi menjadi salah satu laga paling menarik di fase grup Piala Dunia 2026.

Previous articleSebagian Indonesia Diguyur Hujan, BMKG Imbau Waspada
Next articleEl Nino Guncang Pangan dan Ekonomi Asia Tenggara
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.