Sumbawanews.com,- Saat kembang api meledak di langit Brooklyn, rentetan tembakan menghancurkan kegembiraan perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat pada Sabtu malam, 4 Juli 2026. Delapan orang terluka, termasuk empat anak-anak, dalam penembakan yang terjadi sekitar pukul 22.37 waktu setempat di blok 2900 West 31st Street, Coney Island. Para korban—seorang pria 37 tahun, pria 33 tahun, perempuan 25 tahun, perempuan 21 tahun, dan empat anak laki-laki berusia 14, 12, 7, dan 6 tahun—segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Tujuh korban dalam kondisi stabil, sementara perempuan berusia 21 tahun mengalami luka kritis dan masih menjalani perawatan intensif.
Polisi New York (NYPD) menemukan senjata api di lokasi kejadian, namun hingga kini belum menangkap tersangka. Penyidik sedang menganalisis rekaman kamera pengawas dan mewawancarai saksi mata untuk mengungkap motif di balik serangan yang terjadi di tengah kerumunan warga yang merayakan libur nasional. Insiden ini kembali memperburuk gambaran kekerasan bersenjata yang kerap menghiasi perayaan besar di Amerika Serikat, terutama di kawasan padat seperti Coney Island yang biasanya menjadi tujuan wisata keluarga.















