Home Berita Nasional Jokowi Diminta Tegaskan Dukungan ke PSI

Jokowi Diminta Tegaskan Dukungan ke PSI

Sumbawanews.com,- Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, menitipkan dua pesan strategis kepada Presiden Joko Widodo menjelang rencana blusukan ke sejumlah daerah pada Juni mendatang. Pesan itu bukan sekadar harapan, tapi langkah penting untuk memperjelas posisi politik mantan presiden yang kini menjadi bagian dari Partai Solidaritas Indonesia.

Pesan pertama menyangkut kejelasan identitas politik Jokowi. Bestari menekankan bahwa masyarakat perlu mendengar langsung dari sang presiden ke-7 bahwa ia telah meninggalkan PDIP—partai yang membawanya ke istana selama dua periode—dan kini secara resmi berada di bawah naungan PSI. “Ini bukan soal loyalitas lama, tapi soal kejelasan bagi publik,” ujar Bestari dalam wawancara dengan CNN Indonesia. Menurutnya, tanpa deklarasi publik yang tegas, kehadiran Jokowi di berbagai daerah bisa disalahartikan sebagai kunjungan netral, bukan sebagai aktivitas politik yang terikat pada satu partai.

Pesan kedua lebih bernuansa dukungan terhadap pemerintahan saat ini. Bestari berharap Jokowi secara terbuka menyatakan kesetiaannya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam konteks politik yang semakin dinamis, sikap Jokowi dinilai bisa menjadi penyeimbang sekaligus legitimasi bagi pemerintahan baru yang masih dalam masa adaptasi.

Rencana blusukan Jokowi akan menyasar tiga provinsi: Lampung, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera Barat. Di setiap lokasi, ia tidak hanya akan bertemu masyarakat umum, tetapi juga para relawan dan pengurus PSI di tingkat daerah. Tujuannya, menurut Bestari, adalah memberi semangat dan memperkuat jaringan partai yang baru saja memasuki fase transisi dari gerakan sosial menjadi kekuatan politik nyata.

Kunjungan ini bukan sekadar bentuk silaturahmi. Ia menjadi sinyal kuat bahwa Jokowi, meski tak lagi memegang jabatan, tetap aktif membentuk peta politik pasca-kepresidenan. Bagi PSI, ini adalah momentum krusial untuk menegaskan bahwa kehadiran Jokowi bukan sekadar simbol, tapi bagian dari strategi membangun partai yang berkelanjutan—bukan hanya sebagai wadah bagi pendukungnya, tapi sebagai kekuatan politik yang punya visi jangka panjang.

Dengan dua pesan itu, PSI berharap Jokowi tidak hanya menjadi figur yang disambut hangat oleh rakyat, tapi juga menjadi penjelas yang jernih tentang arah politik Indonesia pasca-kepresidenannya.

Previous articleWanita Tewas dengan Luka di Kepala di Hotel Jaksel
Next articleDPW IKM Aceh Laporkan Abu Janda ke Polda
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.