Home Berita Olah Raga Inter Milan Comeback Gila, Kalahkan Udinese 5-3 di Giuseppe Meazza

Inter Milan Comeback Gila, Kalahkan Udinese 5-3 di Giuseppe Meazza

Sumbawanews.com,- Inter Milan meraih kemenangan dramatis 5-3 atas Udinese dalam lanjutan Serie A di Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026), setelah bangkit dari tertinggal dua gol di awal laga. Nerazzurri sempat terpuruk setelah James Abankwah (menit 9) dan Jürgen Ekkelenkamp (menit 16) membawa tamu unggul 2-0, namun Carlo Augusto (menit 26) dan Nicolò Barella (menit 35) menyamakan kedudukan sebelum jeda. Di babak kedua, Inter meledak dengan tiga gol dalam 22 menit: Marcus Thuram (menit 57), Pio Esposito (menit 67), dan Ange-Yoan Bonny (menit 79) memastikan keunggulan 5-2. Udinese hanya mampu memperkecil selisih lewat gol Idrissa Gueye pada menit 90+1.

Kemenangan ini mengangkat Inter ke posisi kedua klasemen Serie A dengan 12 poin, menyamai AS Roma di puncak namun tertinggal selisih gol. Sementara Udinese tetap bertahan di peringkat ke-13 dengan empat poin. Laga yang penuh dinamika ini menjadi bukti ketahanan mental Inter di kandang sendiri, sekaligus menunjukkan kegigihan Udinese yang mampu bertahan meski tertinggal jauh.

Gol-gol Inter dibangun dari kerja tim yang solid. Augusto membuka serangan balik dengan sepakan keras dari luar kotak penalti, Barella menunjukkan kecerdasan teknis dengan tembakan tak terbendung dalam posisi tak seimbang, sementara Thuram, Esposito, dan Bonny memanfaatkan peluang emas di kotak penalti. Bonny bahkan harus menyambar bola muntah setelah tembakannya diblok kiper Maduka Okoye.

Di sisi lain, Udinese tampil agresif di awal laga. Abankwah membuka skor lewat sundulan setelah umpan silang Unai Gómez, lalu Ekkelenkamp menggandakan keunggulan lewat sundulan dari umpan Keinan Davis. Meski kalah, tim tamu menunjukkan tanda-tanda perbaikan di bawah tekanan besar.

Susunan pemain Inter menampilkan formasi 4-3-3 dengan Josep Martínez di bawah mistar, didukung lini belakang John Stones, Alessandro Bastoni, dan Manuel Akanji, sementara Barella dan Zielinski menjadi penghubung antara pertahanan dan serangan. Udinese tampil dengan 4-2-3-1, mengandalkan kecepatan Abankwah dan Davis di sayap, serta konsistensi Ekkelenkamp di lini tengah.

Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Inter yang kini semakin percaya diri di tengah persaingan ketat di puncak klasemen. Sementara Udinese masih harus berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi.

Previous articlePersib Bertandang ke Seoul, Hadapi FC Seoul di Laga Pembuka ACL2
Next articlePersib Bandung Hadapi Tantangan Berat Lawan FC Seoul di Liga Champions Asia