Home Serba Serbi Tekno GTA 6 Rilis November, Harga Xbox dan Apple Naik Drastis

GTA 6 Rilis November, Harga Xbox dan Apple Naik Drastis

Sumbawanews.com,- Microsoft dan Apple secara bersamaan menaikkan harga produk mereka menjelang rilis GTA 6 pada 19 November 2026, sebagai respons terhadap lonjakan biaya komponen memori global yang melonjak lebih dari 2,5 kali lipat. Kenaikan ini dipicu oleh persaingan ketat untuk memperoleh chip memori, yang kini lebih banyak dialihkan ke sektor kecerdasan buatan.

Mulai 1 Agustus 2026, Xbox Series S 512GB naik sebesar USD 100 menjadi USD 500 atau sekitar Rp 8,9 juta, sementara Xbox Series X tetap dijual seharga USD 750 atau Rp 13,4 juta. Versi 2TB dari Xbox Series X tahun 2024 dinyatakan sudah tidak lagi diproduksi. Microsoft mengakui bahwa konsol game adalah satu-satunya produk konsumen yang biasanya dijual di bawah biaya produksi, sehingga tekanan biaya komponen sangat berdampak pada harga jual.

Di hari yang sama, Apple juga mengumumkan kenaikan harga hampir seluruh lini produknya. MacBook Neo, yang baru diluncurkan beberapa bulan lalu, naik dari USD 599 menjadi USD 699. MacBook Air 13 inci melonjak USD 200 menjadi USD 1.299, sementara MacBook Pro 16 inci naik USD 500 menjadi USD 2.999. Lini iPad juga terdampak: iPad standar naik dari USD 349 menjadi USD 449, iPad Pro 13 inci menjadi USD 1.499, dan Vision Pro naik dari USD 3.499 menjadi USD 3.699. Bahkan perangkat rumah pintar seperti HomePod reguler dan Apple TV ikut naik, masing-masing sebesar USD 50 dan USD 70.

CEO Apple, Tim Cook, mengakui bahwa kenaikan harga “tidak dapat dihindari” meski perusahaan telah berupaya menahan dampaknya. “Situasi pasar komponen telah menjadi tidak berkelanjutan,” ujarnya dalam wawancara dengan The Wall Street Journal. Namun, iPhone dan aksesori seperti AirPods serta Apple Pencil tetap mempertahankan harga lama.

Kenaikan harga ini langsung memicu reaksi pasar. Saham Microsoft turun 3,5 persen pada hari pengumuman, sementara saham Apple anjlok lebih dalam, hingga 6,1 persen. Kedua raksasa teknologi ini menghadapi tekanan serupa: permintaan chip memori yang melonjak akibat ledakan pengembangan AI, sementara pasokan dari produsen seperti Micron, SK Hynix, dan Nvidia tetap terbatas.

GTA 6, yang dijadwalkan tayang 19 November 2026, menjadi pemicu tidak langsung dari kenaikan ini. Meski tidak secara eksplisit disebut sebagai alasan, industri game dan teknologi konsumen saling terkait erat dalam rantai pasok komponen. Dengan harga konsol dan perangkat komputasi yang kian melambung, para gamer kini harus mempertimbangkan ulang rencana pembelian menjelang rilis game paling dinantikan dekade ini.

Previous articleManuel Ugarte Terancam Absen Setahun Akibat Cedera ACL di Piala Dunia 2026
Next articleVolkswagen Rencanakan Pemutusan Hubungan Kerja 100 Ribu Karyawan, Rekor Terbesar dalam Sejarah