Home Berita Nasional Denpasar Gerak Bersama Jaga Bumi

Denpasar Gerak Bersama Jaga Bumi

Sumbawanews.com,- Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi serentak pembersihan pantai dan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Pantai Padanggalak, Denpasar Timur, diikuti oleh lebih dari 50.000 orang dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk pejabat pemerintah, TNI/Polri, ASN, pelajar, mahasiswa, komunitas lingkungan, dan warga desa-kelurahan se-Kota Denpasar.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang hadir bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa dan Sekda I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk komitmen nyata menjadikan keberlanjutan lingkungan sebagai gaya hidup. “Lingkungan yang bersih dan hijau bukan hanya soal estetika, tapi warisan terbesar yang kita berikan kepada generasi mendatang,” ujarnya, seperti dilansir Antara.

Kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Bekerja Untuk Iklim” ini dilaksanakan sesuai Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 9 Tahun 2026. Selain di Pantai Padanggalak, aksi serupa berlangsung secara terkoordinasi di sepanjang pesisir Denpasar hingga ke pelosok kelurahan, mencakup pembersihan sampah plastik, pengumpulan limbah organik, dan penanaman lebih dari 5.000 pohon jenis lokal seperti trembesi, jambu mete, dan cemara laut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, menambahkan bahwa partisipasi massal ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Bali dalam menjaga ekosistem. “Kami ingin menegaskan: menjaga bumi bukan tanggung jawab pemerintah semata, tapi tanggung jawab bersama. Setiap tindakan kecil, jika dilakukan secara kolektif, akan menghasilkan dampak besar,” katanya.

Jaya Negara mengajak seluruh warga untuk menjadikan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai gerakan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pemilahan sampah sejak sumber, serta partisipasi aktif dalam program penghijauan kota. “Denpasar bukan hanya kota pariwisata, tapi rumah bersama yang harus kita jaga dengan kesadaran dan tindakan nyata setiap hari,” tegasnya.

Dengan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, Denpasar menunjukkan bahwa kota yang maju tidak boleh terpisah dari kota yang lestari. Di tengah ancaman perubahan iklim dan krisis sampah yang semakin mengkhawatirkan, aksi ini menjadi bukti bahwa perubahan dimulai dari lokal—dari satu pantai, satu pohon, dan satu tindakan sadar.

Previous articlePria di Sulbar Tega Tebas Istri dan Anak, Diduga Gangguan Jiwa Akibat Ilmu Hitam
Next articleAS Batalkan Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.