Sumbawanews.com,- Piala Dunia 2026, Seattle — Dalam keheningan stadion yang hampir terdiam, Youri Tielemans bangkit sebagai penyelamat. Dengan dua gol menentukan—satu dari sundulan di menit ke-85, satu lagi dari titik putih di injury time—kapten Belgia itu mengubah kekalahan menjadi keajaiban, membawa timnya menang 3-2 atas Senegal dan lolos ke babak 16 besar.
Sebelumnya, Belgia terpuruk dalam tekanan. Senegal unggul 2-0 hingga lima menit menjelang akhir waktu normal. Romelu Lukaku memperkecil skor, tapi harapan tetap tipis. Hingga Tielemans, yang baru dipercaya sebagai kapten sejak September 2025 menggantikan Kevin De Bruyne, bergerak seperti bayangan di kotak penalti. Umpan Leandro Trossard menjadi jembatan menuju sejarah: sundulan akuratnya membalikkan keadaan.
Tapi kisahnya belum berakhir. Di menit ke-93, wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak terlarang. Tielemans maju, tenang, dan menendang bola ke pojok kiri gawang Senegal—sempurna, tanpa kesalahan. Sorak sorai memenuhi Seattle Stadium. Belgia, yang hampir tersingkir, kini melangkah maju.
Tielemans, yang debut bersama timnas pada 2016, kini menjadi salah satu dari sedikit pemain Belgia yang tampil di tiga edisi Piala Dunia: 2018, 2022, dan 2026. Meski telah mengoleksi 15 gol untuk negaranya, ini adalah pertama kalinya ia mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Ia bukan hanya kapten, tapi jantung yang berdetak di saat-saat paling genting.
Dengan kemenangan ini, Belgia melanjutkan mimpi generasi emas yang pernah meraih peringkat tiga di Rusia 2018. Dan di tengah keheningan setelah peluit akhir, Tielemans berdiri, tangan di dada, menatap tribun—bukan sebagai pahlawan yang dicari, tapi sebagai pemimpin yang tak pernah menyerah.















