Sumbawanews.com,- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengaku penasaran dengan sosok di balik lagu viral “My Little Bolu Ketan”—sebuah karya yang tiba-tiba menghiasi feed media sosial dengan lirik lucu dan tak terduga, termasuk bait populer: “MBG Mas Bahlil Ganteng / buah apa yang paling manis? Buah lil.”
Kepenasaranannya bukan sekadar humor semata. Dalam percakapan dengan presenter Raffi Ahmad yang diunggah di akun Instagram @raffinagita1717, Bahlil secara terbuka menyatakan ingin mengundang sang pencipta untuk makan bersama. “Kalau yang bersangkutan berkenan, saya akan mengundang untuk berbincang sekaligus makan. Karena penasaran juga saya. Saya lagi ibadah, tapi setiap pagi dengar lagu ini. Anak saya aja ketawain saya,” ujarnya dengan tawa ringan.
Raffi Ahmad, yang menjadi jembatan antara Bahlil dan dunia maya, mengungkap bahwa konten mereka telah ditonton lebih dari 12 juta kali—sebagian besar karena viralnya lagu tersebut. Banyak warganet yang mengirim pesan langsung ke Raffi, meminta ia menanyakan respons Bahlil soal lagu yang menyematkan namanya dalam ritme yang nyentrik.
Namun, di balik candaan, Bahlil menyampaikan pesan serius. Ia mengapresiasi kreativitas generasi muda, terutama dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana ekspresi. Tapi ia mengingatkan: kreativitas harus beriringan dengan tanggung jawab. “Di era demokrasi dan media sosial, kebebasan itu penting. Tapi jangan sampai melanggar batas—apalagi masuk ke ranah SARA. Kreativitas harus tetap dalam kerangka yang baik dan benar,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa sebagai pejabat publik, ia siap menerima segala bentuk respons, bahkan yang tak terduga. “Risiko jadi pejabat itu memang begitu. Tapi saya tetap menghargai,” tambahnya.
Bahlil bahkan meminta Raffi secara khusus untuk membantunya menelusuri siapa pencipta lagu itu. “Eh tapi, Fi, jangan lupa ya. Tolong cari itu yang menciptakan lagu MBG, itu kita hargai betul. Saya kaget juga. Jadi, tolong bantuin saya,” ucapnya dengan nada serius namun tetap akrab.
Penelusuran menunjukkan bahwa lirik lagu “My Little Bolu Ketan” bukan hasil karya manusia biasa, melainkan dihasilkan oleh kecerdasan buatan yang mengolah ratusan komentar netizen tentang Bahlil. Akun TikTok @VOKALIS_NETIZEN, yang dikenal membuat lagu AI berbasis komentar warganet, menjadi pelopor konten ini. Pada 29 April 2026, akun itu mengunggah kumpulan kalimat netizen—termasuk frasa “Kanda suka Dinda punya gaya”—yang kemudian dirangkai menjadi lirik lagu.
Versi asli lagu itu telah ditonton lebih dari 17,8 juta kali dan mendapat 1,1 juta like. Sementara versi yang dipopulerkan influencer Sania Leonardo @panggilakubambang mencatat 55,6 juta tayangan dan 4,2 juta like, menjadikannya fenomena digital yang tak bisa diabaikan.
Bahlil, yang tetap mempertahankan sikap terbuka dan santai, kini tak hanya menjadi tokoh politik—tapi juga ikon budaya digital yang tak sengaja menjadi bintang lagu AI. Dan mungkin, dalam waktu dekat, ia akan duduk berbincang dengan sang pencipta—bukan di ruang rapat, tapi di meja makan, sambil menikmati bolu ketan.















