
Sumbawanews.com,- Puluhan petani dievakuasi oleh tim penyelamat dari terjangan banjir bandang di wilayah timur Suriah, setelah Sungai Efrat meluap akibat hujan lebat yang berkepanjangan. Daerah Deir Az Zor menjadi salah satu pusat bencana terparah, di mana jembatan utama runtuh, memutus akses jalan dan mengisolasi beberapa desa dari bantuan luar. Warga setempat melaporkan air meluap hingga ke atap rumah, merendam lahan pertanian selama berhari-hari dan menghancurkan persediaan pangan yang baru saja dipanen. Pemerintah lokal dan organisasi kemanusiaan telah mengerahkan perahu karet dan tim medis darurat untuk mengevakuasi warga yang terjebak, sementara ribuan orang dipindahkan ke tempat penampungan sementara. Badan cuaca memperingatkan bahwa curah hujan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, memperbesar risiko banjir susulan. Kondisi ini memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah yang sudah lama terpukul oleh konflik dan infrastruktur yang rapuh.














