Sumbawanews.com,- Sabtu, 1 Agustus 2026, Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi keunggulan kelas atas sepak bola Eropa saat Aston Villa mengalahkan Indonesia All Stars 3-1 dalam laga pramusim. Tim asuhan Unai Emery unggul cepat lewat gol Emiliano Buendia pada menit ke-3, diperluas oleh Ross Barkley di menit ke-45, dan diperdalam oleh Brian Madjo pada menit ke-57. Gol kehormatan bagi tuan rumah dicetak Arkhan Kaka tujuh menit menjelang laga berakhir, menyambut sorak-sorai ribuan suporter yang memadati stadion.
Aston Villa langsung mendominasi sejak peluit awal, dengan serangan berulang dari sisi kanan yang memaksa pertahanan Indonesia All Stars terus bertahan. Buendia membuka skor setelah memanfaatkan umpan tarik Kosta Nedeljkovic tanpa kawalan, menaklukkan kiper Kartika Ajie dengan tenang. Keunggulan itu memicu tekanan berkelanjutan dari tim tamu, yang mampu mempertahankan ritme permainan meski sejumlah pemain utama diganti di babak kedua.
Peluang terbaik Indonesia All Stars datang lewat Hokky Caraka, yang tembakannya membentur tiang gawang saat skor masih 1-0. Sementara itu, Ross Barkley memperbesar keunggulan Villa dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak bisa dijangkau Kartika Ajie, membuat skor menjadi 2-0 menjelang turun minum. Di babak kedua, meski komposisi tim berubah dengan masuknya Tyrone Mings, Matty Cash, dan Ian Maatsen, intensitas serangan Villa tak berkurang. Brian Madjo menyelesaikan peluang dari jarak dekat setelah tekanan berulang di kotak penalti, memperlebar jadi 3-0.
Indonesia All Stars sempat menaikkan tempo serangan lewat Fabio Azka dan Ramai Rumakiek, namun lini belakang Villa tetap solid. Gol semangat akhir datang dari Arkhan Kaka, yang memanfaatkan bola muntah hasil tebakan Reno Salampessy yang ditepis kiper Villa. Gol itu menjadi momen paling dinanti penonton, mengakhiri laga dengan skor 3-1.
Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang uji coba, tetapi juga bukti antusiasme besar masyarakat Indonesia terhadap sepak bola dunia. Ribuan suporter memadati GBK, bahkan memadati tribun demi menyaksikan langsung kehadiran pemain-pemain seperti Alejandro Garnacho dan Unai Emery. Meski kalah, Indonesia All Stars mendapat apresiasi atas semangat dan perlawanan yang ditunjukkan di hadapan publik sendiri.















