Home Berita Olah Raga Debut Memukau, Como Hajar Leipzig 4-1 di Liga Champions

Debut Memukau, Como Hajar Leipzig 4-1 di Liga Champions

Sumbawanews.com,- Como 1907 mencatat sejarah dengan menang telak 4-1 atas RB Leipzig dalam debutnya di Liga Champions, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB, di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Martin Baturina, Tasos Douvikas, Nico Paz, dan Assane Diao masing-masing mencetak gol untuk tim tuan rumah, sementara Andrija Maksimovic membalas satu-satunya gol bagi Leipzig. Pelatih Cesc Fabregas memuji performa timnya, tetapi menekankan pentingnya tetap rendah hati meski meraih kemenangan gemilang di panggung Eropa.

Dalam laga yang berlangsung seru, Como dan Leipzig sama-sama menguasai bola 50 persen dan melepaskan 14 tembakan. Namun, keefektifan I Lariani di depan gawang menjadi kunci kemenangan. Meski sempat kesulitan menghadapi tekanan Leipzig di babak kedua, Como mampu beradaptasi setelah menit ke-60 dan memanfaatkan serangan balik dengan presisi tinggi. Skor 4-1 bukan hanya refleksi dominasi teknis, tapi juga bukti kematangan taktis tim asuhan Fabregas.

Fabregas, mantan gelandang Barcelona, Chelsea, dan Arsenal, menyebut kemenangan ini sebagai penghargaan atas kerja keras tim sepanjang musim lalu. “Ini adalah malam bersejarah bagi kami. Kami tahu Leipzig akan menekan agresif, jadi kami mempelajari pola permainan mereka dan menyesuaikan strategi. Setelah 60 menit, kami bermain sangat baik, terutama dalam serangan balik,” ujarnya dalam pernyataan resmi UEFA.

Kemenangan ini mengantarkan Como 1907 menempati posisi kelima di klasemen sementara Liga Champions, di belakang Paris Saint-Germain, Bayern Munich, Barcelona, dan Manchester United. Bagi klub yang dimiliki pengusaha asal Indonesia, hasil ini bukan sekadar kejutan—tapi awal dari mimpi besar di pentas Eropa.

Fabregas tak lupa mengingatkan para pemain: “Kami tidak boleh melupakan jati diri. Kami harus tetap rendah hati dan berpijak pada kenyataan.”

Previous articleSamsung Galaxy S26 FE Hadir dengan Pengalaman Flagship di Harga Rp 9 Jutaan
Next articleVozinha, Sejarah Baru Sepak Bola Cape Verde di Ballon d’Or 2026