Sumbawanews.com,- Atlanta – Kapten Mesir Mohamed Salah menyatakan kekecewaan mendalam atas sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Argentina, Rabu (8/7/2026) di Atlanta Stadium. Meski timnya kalah 3-2 setelah sempat unggul dua gol, Salah memilih menahan diri untuk tidak mengkritik secara terbuka, takut mendapat sanksi.
Laga yang diwarnai lima gol dan dua kontroversi utama berakhir dengan kemenangan dramatis Argentina. Mesir unggul lewat Yasser Ibrahim (menit ke-15) dan Mostafa Ziko (menit ke-67), namun Argentina menyamakan kedudukan lewat Cristian Romero (79′), Lionel Messi (89′), dan Enzo Fernández (90+3′). Kontroversi pertama muncul saat gol Ziko dianulir oleh VAR karena pelanggaran terhadap Lisandro Martinez, meski jarak pelanggaran jauh dari gawang. Kontroversi kedua terjadi saat Salah terjatuh di kotak penalti Argentina dalam duel dengan Julian Alvarez, namun wasit tidak mengambil tindakan dan VAR tidak meninjau ulang.
Salah, yang baru berusia 34 tahun, mengaku sangat frustrasi dengan keputusan yang dinilai inkonsisten. “Saya tidak ingin membicarakan wasit karena saya akan mendapat masalah jika saya melakukannya,” ujarnya dikutip dari Sportskeeda. “Sangat menyedihkan dan membuat frustrasi melihat semua keputusan yang merugikan Anda dalam sebuah pertandingan, terutama dalam pertandingan penting seperti ini di Piala Dunia. Ini sangat buruk untuk sepakbola.”
Laga ini menjadi pintu masuk Argentina ke babak delapan besar, sementara Mesir harus pulang dengan duka dan tanda tanya besar atas konsistensi pengambilan keputusan wasit di turnamen paling bergengsi ini.















