Sumbawanews.com,- Meski AC Milan menang 4-2 atas Manchester United dalam laga uji coba di Wroclaw, Polandia, pelatih Ruben Amorim kembali menjadi sorotan negatif. Koresponden talkSPORT, Alex Crook, memprediksi Amorim tidak akan bertahan lebih dari enam bulan di kursi pelatih Rossoneri, mengaitkan penilaian itu dengan performa buruknya saat menangani Manchester United dan pendekatan taktis yang dianggap tidak cocok.
Crook menilai, meski kemenangan atas United menjadi kemenangan pertama Milan di pramusim setelah sebelumnya gagal menang, hal itu tidak mengubah gambaran besar. Ia menyoroti rekam jejak Amorim di Old Trafford—yang hanya meraih 24 kemenangan dari 63 pertandingan (38,1%) selama 14 bulan menangani United, rekor terburuk sejak Sir Alex Ferguson pergi pada 2013. Pada musim pertamanya, United finis di posisi ke-16 Premier League, posisi terendah dalam sejarah klub di liga tersebut, dan kalah dari Tottenham di final Liga Europa. Amorim dipecat pada Januari 2026, saat United berada di peringkat ketujuh, sebelum Michael Carrick mengambil alih dan membawa tim finis di posisi ketiga.
Crook juga mengkritik keputusan Amorim mempertahankan formasi tiga bek, termasuk saat Milan menghadapi Chelsea di Jakarta, serta gaya komunikasinya yang dianggap identik dengan masa sulit di Manchester United—dengan sebutan “menderita” yang kerap ia gunakan. Kritik ini semakin memperkuat spekulasi bahwa tekanan di Milan bisa lebih berat daripada yang ia alami di Old Trafford.
Prediksi Crook kini menjadi bahan perdebatan di kalangan pengamat, terutama mengingat ambisi Milan yang ingin bangkit setelah musim lalu gagal meraih gelar. Namun, hingga laporan ini dibuat, tidak ada pernyataan resmi dari manajemen Milan terkait masa depan Amorim.















