Sumbawanews.com,- Ajax Amsterdam tengah mengupayakan peminjaman Marc-Andre ter Stegen dari Barcelona demi memperkuat lini belakang menjelang musim 2026/2027. Kepindahan kiper berusia 34 tahun asal Jerman itu berpotensi menggeser posisi Maarten Paes, kiper asal Indonesia yang baru bergabung dengan klub asal Amsterdam pada Februari 2026.
Menurut laporan media Belanda Voetbal International, Ajax menjadikan Ter Stegen sebagai prioritas utama dalam bursa transfer musim panas ini. Meski masih terikat kontrak dengan Barcelona hingga 2028, kiper andalan Timnas Jerman itu kian terpinggirkan di Camp Nou setelah kehilangan tempat utama kepada Joan Garcia dan Wojciech Szczesny. Peminjaman menjadi solusi ideal—bagi Ter Stegen yang ingin tetap tampil di level tertinggi, dan bagi Ajax yang menginginkan pengalaman elite tanpa beban biaya transfer besar.
Kedekatan Ter Stegen dengan Direktur Teknis Ajax, Jordi Cruijff, yang pernah bekerja sama di Barcelona, diyakini akan mempermudah proses adaptasi. Kombinasi antara kualitas teknis, kepemimpinan, dan ketenangan di bawah tekanan membuatnya menjadi kandidat sempurna untuk menggantikan peran kiper utama yang selama ini diemban Paes.
Paes, yang direkrut sebagai bagian dari regenerasi kiper Ajax, memang menunjukkan perkembangan signifikan sejak kedatangannya. Namun, pengalaman Ter Stegen di La Liga, Champions League, dan Piala Dunia—termasuk perannya dalam keberhasilan Jerman di Piala Dunia 2026—menjadikannya sosok yang hampir tak tergantikan jika benar-benar bergabung.
Meski demikian, peluang Paes belum sepenuhnya hilang. Klub masih menilai performa dalam latihan dan pertandingan sebagai acuan utama penentuan starter. Jika ia mampu mempertahankan konsistensi dan menunjukkan kemampuan mengendalikan permainan dari belakang, ia tetap bisa mempertahankan posisinya sebagai pilihan utama—atau setidaknya menjadi kiper cadangan yang andal.
Sementara itu, kehadiran Ter Stegen di Amsterdam bukan hanya soal menambah kekuatan tim, tapi juga sinyal ambisi Ajax untuk kembali bersaing di puncak sepak bola Eropa. Dengan sosok yang pernah menjadi tulang punggung Barcelona selama lebih dari satu dekade, Ajax berharap bisa membangun fondasi kokoh di bawah mistar gawang—sekaligus memberi pelajaran berharga bagi generasi muda seperti Paes.
Bagi Timnas Indonesia, keberadaan Paes di Ajax menjadi kebanggaan tersendiri. Namun, di dunia sepak bola profesional, persaingan tak mengenal kompromi. Musim depan akan menjadi ujian sekaligus kesempatan emas bagi Paes untuk membuktikan bahwa ia bukan sekadar kiper pengganti, tapi calon penerus yang layak diandalkan.















