Sumbawanews.com,- Arus balik libur panjang Hari Raya Waisak 2026 memicu lonjakan signifikan volume kendaraan di jalan tol Trans Jawa, terutama di gerbang tol Cikampek Utama. Menurut data PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), sebanyak 50.342 kendaraan melintas dari arah timur menuju Jakarta pada 31 Mei lalu—naik 39,01% dibandingkan volume normal harian sebanyak 36.214 kendaraan. Angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang periode libur panjang tahun ini, mengungguli lonjakan saat libur Imlek.
Di sisi lain, arus kendaraan yang bergerak dari Jakarta menuju wilayah timur Jawa tercatat 30.642 unit, atau meningkat 14,28% dari angka normal 26.812 kendaraan. Perbedaan signifikan antara arus balik dan arus berangkat menunjukkan pola khas pergerakan masyarakat: lebih banyak yang pulang ke ibu kota setelah menikmati liburan di kampung halaman.
Peningkatan volume juga terasa di sejumlah ruas tol di Jawa Tengah. Di Gerbang Tol Kalikangkung, sebanyak 25.681 kendaraan meninggalkan Semarang menuju Jakarta—naik hampir 40% dari rata-rata harian 18.397 unit. Sementara itu, arus ke Semarang justru mengalami penurunan ringan 4,08%, dari 15.805 menjadi 15.160 kendaraan, mengindikasikan bahwa sebagian besar pemudik telah tiba di tujuan dan kini kembali ke pusat ekonomi.
Di GT Banyumanik, meski tidak disebutkan angka pastinya, JTT mengonfirmasi adanya peningkatan serupa, menegaskan bahwa pola arus balik tidak terbatas pada satu titik, tapi menyebar di koridor utama Jawa Tengah. Sementara itu, di Jawa Timur, lalu lintas juga terpantau padat, meski data rinci belum dirilis secara terperinci.
Kondisi ini menjadi indikator kuat bahwa mobilitas masyarakat pasca-libur panjang kembali menggeliat setelah periode penurunan akibat pandemi. Dengan infrastruktur tol yang semakin matang, pergerakan antar-kota kini lebih cepat dan terstruktur, meski tetap menghadapi tantangan kemacetan di titik-titik kritis seperti Cikampek.
JTT mengimbau pengendala tetap waspada, mematuhi batas kecepatan, dan memanfaatkan fitur lalu lintas real-time melalui aplikasi resmi. Pihaknya juga menyiapkan tim reaksi cepat di sepanjang koridor untuk menangani insiden dan memastikan arus tetap mengalir lancar hingga puncak arus balik berakhir.















