Home Berita Nasional 1.355 Rumah di Jember Dapat Bantuan Renovasi, Disinergikan dengan Layanan Homecare

1.355 Rumah di Jember Dapat Bantuan Renovasi, Disinergikan dengan Layanan Homecare

Sumbawanews.com,- Kabupaten Jember menerima alokasi bantuan renovasi sebanyak 1.355 unit rumah pada tahun anggaran berjalan, sebagai bagian dari program bedah rumah nasional yang kini semakin diperluas. Bupati Jember Gus Fawait bersama Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Sri Haryati, menegaskan bahwa program ini akan disinergikan dengan layanan kesehatan berbasis rumah atau Homecare, sehingga perbaikan fisik hunian tidak hanya menjangkau struktur bangunan, tetapi juga memantau kesehatan penghuninya secara simultan. Keputusan ini diumumkan dalam kegiatan Bunga Desaku di Balai Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Peningkatan kuota nasional bedah rumah dari 45 ribu menjadi 400 ribu unit tahun ini, serta target Presiden Prabowo Subianto untuk merehabilitasi satu juta rumah pada tahun depan, menjadi dasar kebijakan yang lebih fleksibel bagi penerima bantuan.

Kementerian PKP melonggarkan sejumlah syarat penerima bantuan untuk mempercepat penyaluran. Tidak lagi diwajibkan memiliki sertifikat tanah, calon penerima cukup melampirkan Surat Keterangan Menempati Rumah yang ditandatangani kepala desa, dengan catatan telah mendiami rumah tersebut minimal satu tahun. Selain itu, penilaian kerusakan rumah kini tidak hanya berdasarkan tingkat kerusakan struktural berat, tetapi juga mempertimbangkan ketersediaan fasilitas kesehatan dasar. Pemerintah pusat juga berencana mengganti atap asbes dengan material yang lebih aman, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk mencegah risiko penyakit TBC dan gangguan kesehatan lainnya. Bagi rumah yang direnovasi dan berdiri di tanah milik penerima, Kementerian PKP bekerja sama dengan ATR/BPN menyediakan penerbitan sertifikat tanah secara gratis.

Gus Fawait menyambut positif pelonggaran regulasi ini, menilai bahwa kebijakan pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah mempermudah akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap bantuan perumahan. Ia berharap jumlah bantuan untuk Jember terus meningkat setiap tahun, demi mengurangi jumlah rumah tidak layak huni. Dalam upaya integrasi, program Homecare akan dikerahkan bersama tim bedah rumah untuk memantau kondisi kesehatan penghuni secara langsung, menjadikan perbaikan rumah sebagai bagian dari pendekatan holistik terhadap kesejahteraan masyarakat. Pemkab Jember juga didorong untuk terus memperbarui data calon penerima, guna membuka peluang penambahan kuota pada periode berikutnya.

Previous articleTimnas Indonesia Gagal di AFF 2026, Bung Ais Beberkan 5 Akar Masalah Kritis
Next articleIndonesia Tegas Tolak Penolakan Israel terhadap Peta Jalan Pemulihan Gaza