Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Kepala bidang kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, Rusdianto Ar., mengungkapkan, Dalam agenda Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dilaksanakan pendampingan di 5 desa di Kecamatan Moyo Utara. Yakni Desa Songkar, Desa Penyaring, Desa Sebewe, Desa Baru Tahan, dan Kukin.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, BPBD Sumbawa Keluarkan Himbauan
“Sebenarnya ada 6 desa. 1 desa digarap oleh teman-teman NGO Konsepsi Kerjasama dengan BPBD untuk penguatan kapasitas kelembagaan. Terutama desa reselien terhadap bencana,” jelas Rusidianto AR., di ruang kerjanya, Rabu (09/07).
Diungkapkan, Kick off program tersebut telah dilakukan bulan lalu. “Sekarang programnya sudah jalan Kerjasama dengan Australia, yang dilakukan Bersama 6 desa di Kabupaten Sumbawa,” juga menjelaskan, program tersebut untuk Penguatan desa terhadap ketangguhan menghadapi bencana.
Ia mengungkapkan, mengingat tantangan kebencanaan kedepan, khususnya kabuapten sumbawa tentu semakin besar. Juga dilakukan penguatan terhadap relawan, baik secara personal maupun kelembagaan.
“Itu untuk penguatan kapasitas rewalwan untuk melaksanakan pendampingan saat terjadi bencana,” jelas dia.
Disebutkan, bencana yang ada di kabupaten sumbawa dan sangat beresiko terjadi, yakni banjir, gempa, tanah longsor dan angin putting beliung. Sehingga penting dilakukan penguatan kelembagaan terutama di desa dan kelurahan.
Dijelaskan, salah satu Langkah untuk penguatan yang telah dilakukan, yakni Kerjasama dengan TNI untuk mitigasi bencana banjir. “Tantangan kedepan jauh lebih besar, sehihngga diperlukan persolan dan kelembagaan di kebencanaan. Terutama di pos-pos komando sudah terkoordinasi,” ungkap Rusdianto AR. (Using)

















