Sumbawanews.com,- Chelsea dan Tottenham Hotspur tak akan bertanding di kompetisi Eropa musim depan, memberi mereka keuntungan strategis untuk fokus penuh pada Liga Inggris. Kedua tim asal London itu finis di posisi ke-10 dan ke-17 pada musim lalu, sehingga gagal memperoleh tiket ke Liga Champions atau Europa League. Dengan jadwal yang lebih ringan dibanding delapan tim lain yang masih berlaga di benua biru, peluang mereka untuk bersaing di papan atas Liga Inggris kini dinilai lebih terbuka. Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, menilai ini sebagai kesempatan nyata bagi kedua tim untuk bangkit, terutama mengingat rival-rival seperti Manchester United, Liverpool, dan Aston Villa yang menghadapi tekanan akibat beban pertandingan Eropa dan kehilangan pemain kunci.
Chelsea akan membuka musim dengan laga tandang melawan Fulham di Craven Cottage pada 25 Agustus 2026, sementara Tottenham lebih dulu bertanding pada 22 Agustus 2026 malam WIB, saat menjamu Brentford di tanah sendiri. Kedua tim berharap bisa memanfaatkan momentum ini untuk memperbaiki performa setelah musim lalu berakhir dengan hasil memuaskan. Carragher menekankan bahwa tanpa beban Eropa, fokus penuh pada liga bisa menjadi kunci kebangkitan mereka.















