Sumbawa Besar, sumbawanews.com – UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kubupaten Sumbawa, menjadi salah satu palang pintu untuk mendorong penurunan angka pengangguran terbuka. Saat ini diketahui, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Sumbawa sekitar 2,67 persen.
“(Pengangguran terbuka) Itu 2,67 persen. Untuk masuk dalam RPJM berikutnya itu diharapkan masuk dalam 2,41 persen,” Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kubupaten Sumbawa, Varian Bintoro, di sela kegiatannya di DPRD Sumbawa, Senin (07/07).
Baca Juga: Gunakan Anggaran APBD, BLK Sumbawa Kembali Akan Gelar Pelatihan
Dijelaskan, salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah, yakni membuka pelatihan untuk Angkatan kerja. Sehingga dapat memiliki keahlian untuk dikembangkan atau bersaing di bursa kerja.
“Salah satu upaya kita, seperti yang disampaikan oleh pak bupati yakni dengan membuka pelatihan untuk Angkatan kerja. Sehingga tidak lagi menjadi pengangguran, karena punya keahlian untuk dikembangkan,” ucapnya.
Dijelaskan, peran UPTD BLK Sumbawa cukup signifikan untuk menekan angka pengangguran terbuka. Malalui kegiatan pelatihan berbagai kejuruan yang dibuka setiap tahun.
“BLK ini menjadi palang pintu utama untuk memberikan keterampilan, agara Angkatan kerja bisa membuka peluang kerja atau bersaing di dunia kerja. Jadi tingkat pengangguran terbuka itu semakin turun setiap tahunnya. Maka 2,41 kita harapkan bisa terealisasi untuk tahun berikutnya 2025,” jelas Varian Bintoro. (Using)















