Teheran, sumbawanews.com – Humas IRGC, Senin (04/05) menegaskan, Tidak ada kapal komersial atau kapal tanker minyak yang melewati Selat Hormuz dalam beberapa jam terakhir.
Ditegaskan, klaim otoritas Amerika tidak berdasar dan sepenuhnya salah. Dan pergerakan maritim lainnya yang bertentangan dengan prinsip-prinsip yang dinyatakan oleh Angkatan Laut IRGC akan menghadapi risiko serius.
Baca Juga: AS Luncurkan Sanksi pada Perdagangan Minyak Iran-China
“Dan kapal-kapal yang melanggar akan dihentikan dengan paksa,” katanya.
Sebelumnya, Pusat Komando Amerika Serikat mengumumkan, Kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut AS saat ini beroperasi di Teluk Arab setelah melintasi Selat Hormuz untuk mendukung Proyek Freedom.
Pasukan Amerika secara aktif membantu upaya memulihkan jalur pelayaran komersial. Sebagai langkah pertama, 2 kapal dagang berbendera AS telah berhasil melintasi Selat Hormuz dan dengan aman melanjutkan perjalanan mereka. (Using)















