Home Berita AS Kecam Sanksi Inggris, Kanada, Norwegia, Selandia Baru, dan Australia terhadap Pejabat...

AS Kecam Sanksi Inggris, Kanada, Norwegia, Selandia Baru, dan Australia terhadap Pejabat Pemerintah Israel

File - The Harry S. Truman Building, headquarters for the State Department, is seen in Washington, in this March 9, 2009 file photo. A retired State Department worker, Walter Kendall Myers and his wife Gwendolyn Steingraber Myers, have been arrested on charges of spying for Cuba for three decades, using grocery carts among their array of tools to pass U.S. secrets to the communist government in a security breach one official described as "incredibly serious." The indictment was unsealed Friday June 5, 2009. (AP Photo/J. Scott Applewhite, File)

New York, sumbawanews.com – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Selasa (10/06) mengutuk sanksi yang dijatuhkan oleh pemerintah Inggris, Kanada, Norwegia, Selandia Baru, dan Australia terhadap dua anggota kabinet Israel yang sedang menjabat.

Baca Juga: Kerusuhan AS Meluas, Homeland Security Minta Politisi Demokrat Berseru

“Kami menolak gagasan kesetaraan apa pun: Hamas adalah organisasi teroris yang melakukan kekejaman yang tak terkatakan, terus menyandera warga sipil yang tidak bersalah, dan mencegah rakyat Gaza hidup dalam damai,” ucapnya.

Sanksi ini tidak memajukan upaya yang dipimpin AS untuk mencapai gencatan senjata, membawa pulang semua sandera, dan mengakhiri perang.

“Kami mengingatkan mitra kami untuk tidak melupakan siapa musuh sebenarnya. Amerika Serikat mendesak pencabutan sanksi dan berdiri bahu-membahu dengan Israel,” katanya. (Using)

Previous articleKerusuhan AS Meluas, Homeland Security Minta Politisi Demokrat Berseru
Next articleMenlu Indonesia Dijadwalkan Bertemu Menlu Rusia
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik