Mataram, sumbawanews.com – Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, terjadi gempa tektonik di Kabupaten Dompu, Jum’at (01/10) pukul 18.15.50 WIB. Hasil info pendahuluan BMKG menunjukkan gempabumi berkekuatan M (Magnitudo) 5,0 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw (Moment magnitude) 4,8.
“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,19° LS ; 118,09° BT , atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 56 km arah Barat Laut Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 22 km,” kata Ardhianto Septiadhi, S.Si., Kepala Stasiun Geofisika Mataram.
Dikatakan, Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Busur Belakang (Back-Arc Thrust). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan Naik (Thrust fault).
Disebutkan, Berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan gempabumi dirasakan di daerah Bima dan Sumbawa III MMI (Modified Mercalli Intensity) – Getaran dirasakan nyata dalam rumah. “Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) dan Lombok Timur II MMI, Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung,” jelasnya, juga menambahkan, dari Hasil pemodelan menunjukkan gempabumi tidak berpotensi tsunami.
Ia menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” katanya, juga mengingatkan, informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. (Using)

















