Sumbawanews.com,- Manchester United kembali tampil di Liga Champions musim 2026/2027 setelah dua musim absen, menyusul finis di peringkat tiga Liga Inggris 2025/2026. Pelatih permanen Michael Carrick menegaskan timnya jauh lebih siap menghadapi tantangan Eropa dibandingkan musim lalu, terutama karena kembalinya kompetisi antar klub benua biru. Carrick, yang diangkat secara tetap hingga 2028 setelah sukses membangkitkan performa tim di tengah musim, menilai partisipasi di Liga Champions memberinya ruang lebih luas untuk rotasi pemain. Sebelumnya, ketika MU hanya berlaga di Liga Inggris dan tersingkir dini di Piala FA serta Piala Liga, ia kesulitan menjaga keseimbangan tim akibat minimnya jadwal pertandingan dan ketidakmerataan kesempatan bermain.
Carrick menjelaskan bahwa tekanan psikologis di akhir musim lalu sangat besar, karena sejumlah pemain harus menunggu lama untuk kembali tampil—karena hanya ada satu laga per minggu. “Mereka bertanya, ‘Kapan giliran kami?’” ujarnya. Kini, dengan empat kompetisi yang harus dijalani—Liga Inggris, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga—ia yakin beban kerja akan lebih seimbang, dan kekompakan tim bisa terjaga lewat rotasi yang lebih alami. Kembalinya MU ke pentas Eropa bukan sekadar pencapaian, tapi fondasi strategis untuk membangun tim jangka panjang. Bagi Carrick, yang utama sekarang adalah memastikan tim siap bertarung di Liga Champions—masa depan akan diurus setelah ini.















