Home Berita Petani KSB dan Loteng Terancam Kekeringan.

Petani KSB dan Loteng Terancam Kekeringan.

Taliwang – sumbawanews.com,- Petani Sumbawa Barat dan Lombok Tengah Nusa Tenggata Barat Terancam Kekeringan dan Gagal Panen. Ini harus menjadi perhatian khusus pemerintah, berkaitan dengan agenda pemerintahan Jokowi untuk memperkuat ketahanan pangan menghadapi Covid 19.

Perani Sumbawa barat dan lombok tengah terancam kekeringan. Masyarakat sudah angkat air sungai, karena sawah kekurangan air. Tanah tanah tanaman padi sudah retak retak saking keringnya. Para petani butuh dukungan segera dari Pemrrintah.

Namun karena menjelang Pilkada dan calon kuatnya cuma satu, dan kebetulan sedang berkuasa, jadi kepentingan petani agak terabaikan. Covid 19 termyata tidak meletakkan dan tidak memiliki agenda bagi penyelamatan petani

Masalah air ini sudah berlangsung lama, dan setiap tahun selalu terjadi. pemerintah kurang responsif terhadap kebutuhan air ini.

Seringkali masalah air ini menimbulkan konflik antar petani. Sehingga butuh penanganan pemerintah secara cepat. Banyak sumbet air yang dapat dimanfaatkan misalnya air sungai besar dan kecil, air tanah dll. Namun hal ini tidak pernah dipikirkan.

Sekarang petani mengambil inisiatif sendiri melalui pemyewaan pompa air. Namun ini tidak semua petani mampu karena butuh biaya yang tidak sedikit. Untuk beli bahan bakar dan sewa mesin pompa air yang relatif mahal.

Kesalahan utama terletak pada orientasi pemerintah pada proyek besar pembangunan Embung atau bendungan. Sementara yang mendesak seperti pengadaan pompa air untuk petani, biaya pengangkatan air tanah atau air sungai tidak dipikirkan. Seharusnya pemerintah bisa membantu penanganan cepat. Kalau tidak tahun ini sebagian besar petani lombok Tengah dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bisa terancam gagal panen.

NTB, 15 Juli 2020

Aliansi Indonesia Raya
hamzanwadi

Previous articleSatgas Yonif 754 Kostrad Kawal Kunjungan Wakil ketua 1 DPRD Timika di Jila Papua
Next articleDanlanud Sam Ratulangi Hadiri Peringatan HUT ke-397 Kota Manado
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.