Sumbawanews.com,- Indonesia bergabung dalam MoU Badar bersama Pakistan, Turki, dan Qatar, memicu kekhawatiran di India terkait potensi perpindahan teknologi rudal BrahMos. Kesepakatan pertahanan yang ditandatangani di Doha pada Rabu, 21 Oktober 2026, bertujuan memperdalam kerja sama industri pertahanan dan mengintegrasikan rantai pasok antarnegara, bukan membentuk pakta militer bersama. India mengkhawatirkan langkah ini karena Jakarta baru beberapa bulan sebelumnya menandatangani kesepakatan dengan New Delhi untuk pengadaan rudal supersonik BrahMos buatan India. Kekhawatiran itu diperkuat oleh dugaan bahwa MoU Badar bisa menjadi saluran bagi Pakistan untuk mendiversifikasi sumber senjata dan teknologi militernya melalui kolaborasi dengan negara yang sebelumnya bermitra dengan India.
Home Berita Internasional MoU Badar Picu Kekhawatiran India atas Potensi Peralihan Teknologi Rudal Brahmos















