Sumbawanews.com,- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang Tibet pada Kamis, 22 Oktober 2026, dengan pusat gempa berada pada kedalaman 173 kilometer. Kejadian ini terjadi di tengah upaya penyelamatan dan pemulihan pasca-banjir bandang akibat longsoran es dan batu di dekat perbatasan Nepal-Tibet pada 26 Agustus 2026, yang menghanyutkan rumah, jalan, jembatan, serta merusak proyek pembangkit listrik tenaga air dan menyebabkan ribuan orang dilaporkan hilang. Gempa terakhir yang mengguncang Nepal sebelum peristiwa ini tercatat pada 8 September 2026. Para peneliti China memperingatkan bahwa perubahan iklim mempercepat penyusutan gletser di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet, meningkatkan risiko bencana alam di masa depan. Kawasan ini menjadi sumber utama sungai lintas negara, termasuk Sungai Brahmaputra, sehingga perubahan lingkungan di wilayah tersebut menjadi perhatian serius bagi masyarakat di wilayah hilir.
Home Berita Internasional Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Tibet, Terjadi Saat Upaya Pemulihan Banjir Masih Berlangsung















