Home Berita Internasional 81 Pesawat Militer AS Hancur atau Rusak Akibat Serangan Iran

81 Pesawat Militer AS Hancur atau Rusak Akibat Serangan Iran

Sumbawanews.com,- Laporan Layanan Penelitian Kongres AS mengungkap bahwa 81 pesawat militer Amerika Serikat rusak atau hancur sejak serangan balasan Iran terhadap pangkalan militer dan fasilitas AS di Timur Tengah, dimulai setelah serangan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. Data ini dikompilasi dari laporan Departemen Pertahanan, CENTCOM, dan Inspektorat Jenderal Pentagon, mencakup 12 jet tempur F-15E, dua pesawat A-10 Thunderbolt, tujuh pesawat tanker KC-135, satu pesawat peringatan dini E-3 Sentry, satu drone pengintai MQ-4C Triton, dan 45 drone MQ-9 Reaper. Kerusakan paling signifikan terjadi di Pangkalan Pangeran Sultan di Arab Saudi, tempat pesawat E-3 Sentry—salah satu aset paling krusial Angkatan Udara AS—hancur akibat serangan rudal Iran pada 27 Maret 2026. Kongres kini sedang mengevaluasi permintaan pendanaan untuk memperbaiki atau mengganti pesawat-pesawat tersebut, sekaligus meninjau ulang strategi, taktik, dan penempatan pangkalan militer AS di kawasan itu.

Sebelumnya, laporan dari Kantor Anggaran Kongres pada September 2025 telah mencatat kerusakan signifikan terhadap ratusan gedung dan fasilitas militer serta diplomatik AS di Timur Tengah, dengan 50 pesawat dilaporkan rusak atau hancur hingga masa itu. Sementara itu, Departemen Pertahanan AS diperkirakan telah menghabiskan sekitar 38 miliar dolar AS dalam lima bulan pertama konflik, hingga 1 Agustus 2026.

Previous articleBarcelona dan Real Madrid Saling Serbu Bakat Muda 15 Tahun dari Eintracht Frankfurt
Next articleEks Jampidsus Febrie Adriansyah Hadapi Sidang Perdana di Pengadilan Tipikor