Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia meraih gelar pertama dalam sejarahnya di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Kemenangan dramatis ini mengantarkan pelatih asal Inggris, John Herdman, menjadi arsitek pertama yang membawa Garuda meraih trofi resmi di kompetisi antarnegara ASEAN di bawah naungan FIFA.
Herdman memimpin Timnas Indonesia dalam 12 pertandingan sejak menjabat, dengan catatan delapan kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan—mengantongi rasio menang 66,7%. Dalam periode itu, Indonesia mencetak 34 gol dan hanya kebobolan 14 kali. Prestasi ini menjadi puncak dari perjalanan panjang tim yang sebelumnya dibangun oleh Shin Tae-yong dan dilanjutkan oleh Patrick Kluivert.
Shin Tae-yong, yang menangani tim dari akhir 2019 hingga 2024, memimpin 57 pertandingan di berbagai ajang: Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan 2026, Kualifikasi Piala Asia 2023, Piala AFF 2020 dan 2022, serta sejumlah laga uji coba dan FIFA Matchday. Ia mencatat 26 kemenangan, 14 imbang, dan 17 kekalahan, dengan 106 gol dicetak dan 75 kebobolan. Di bawah kepemimpinannya, Indonesia pertama kali lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 dan mencapai final Piala AFF 2020.
Patrick Kluivert mengambil alih pada Januari 2025, dengan misi mempertahankan momentum di tengah ekspektasi tinggi menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Selama delapan pertandingan, ia mencatat tiga kemenangan, satu imbang, dan empat kekalahan. Indonesia mencetak 11 gol dan kebobolan 15 gol dalam periode ini, dengan semua laga terdiri dari Kualifikasi Piala Dunia 2026, satu pertandingan uji coba, dan satu pertandingan FIFA Matchday.
Perbedaan konteks ketiga pelatih jelas: Shin membangun fondasi, Kluivert mempertahankan momentum, dan Herdman mengubah tuntutan menjadi prestasi. Kemenangan atas Thailand di final ASEAN Cup 2026 bukan sekadar trofi—ia menjadi simbol transisi dari proses pembangunan menuju era kemenangan nyata.















