Sumbawanews.com,- Pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 15.30 WIB, Persib Bandung akan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, berusaha mengakhiri tren buruk tak menang di kandang lawan sejak 1995. Dalam 17 pertemuan terakhir di Jakarta, Maung Bandung hanya mampu meraih tujuh kali imbang dan sepuluh kekalahan, dengan hasil terakhir pada 10 Juli 2019 berakhir 1-1. Namun, di luar Jakarta, Persib justru mendominasi dalam tiga musim terakhir: empat kemenangan dan dua seri dari enam laga melawan Persija, termasuk saat ditangani Bojan Hodak.
Kini, di bawah asuhan Igor Tolic, Persib punya modal psikologis kuat. Medio Agustus 2026, mereka menang 2-1 atas Persija di semifinal Piala Presiden 2026, lewat gol Uilliam Barros dan Balsa Sekulic. Kemenangan itu menjadi satu-satunya kemenangan Persib atas Persija dalam delapan tahun terakhir, sekaligus memutus rangkaian kekalahan di laga-laga sebelumnya.
Meski Persija menguasai catatan head-to-head di SUGBK selama tiga dekade, kebangkitan Persib di kompetisi domestik belakangan ini menjadi tanda bahwa kutukan 31 tahun bisa saja berakhir. Pertandingan ini bukan sekadar duel rivalitas, tapi ujian ketahanan mental dan strategi tim tamu yang ingin membuktikan diri sebagai kekuatan sejati di tanah Jakarta.















