Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto memimpin pelepasan kontingen Indonesia menjelang Asian Games 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (9/9), sekaligus memuji perjuangan luar biasa atlet berkuda Riko Ganda Febryanto yang tetap bertanding meski mengalami patah tulang rusuk saat SEA Games 2025. Dalam sambutannya, Prabowo menggambarkan bagaimana Riko, seorang prajurit TNI Angkatan Darat, tetap naik kuda dengan satu tangan saja—tangan satunya memegang tulang rusuk yang patah—hingga menyelesaikan lomba dan membawa tim meraih medali perak.
Prabowo menuturkan, meski diminta diganti karena cedera serius, Riko menolak mundur. “Dia naik kuda sambil memegang apa? Ya, badannya begitu. Naik kuda. Kalau atlet yang lain dia bisa pegang dua (tangan), dia hanya satu tangan,” ujar Presiden. Ia menambahkan, seluruh juri, wasit, dan penonton terkesima melihat keteguhan hati Riko yang tak menyerah meski dalam kondisi fisik yang sangat terbatas.
Prabowo menyebut perjuangan Riko bukan sekadar keberanian atlet, tapi simbol harga diri bangsa yang lebih besar daripada rasa sakit. “Dia tidak memilih jalan yang mudah. Dia memilih jalan yang sulit, karena dia tahu ini untuk Indonesia,” kata Prabowo. Sebagai bentuk penghargaan, Presiden langsung memerintahkan Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat untuk menaikkan pangkat Riko. Saat kejadian, Riko berpangkat sersan; kini, ia telah naik menjadi perwira.
Peristiwa ini menjadi inspirasi bagi seluruh kontingen Indonesia yang akan bertanding di Asian Games 2026, di mana semangat pantang menyerah dianggap lebih berharga daripada medali itu sendiri.















