Sumbawanews.com,- Sadio Mane dan Julian Quinones menjadi pemain pertama dalam sejarah Ballon d’Or yang masuk nominasi meski membela klub di Asia. Keduanya, meski bukan warga negara Asia, tampil gemilang di Saudi Pro League 2025/2026—kompetisi tertinggi sepak bola Arab Saudi—dan memicu perubahan narasi dalam penghargaan bergengsi ini.
Mane, pemain asal Senegal yang membela Al Nassr, tampil dalam 55 laga musim lalu dengan 24 gol dan 13 assist. Ia juga menjadi tulang punggung Senegal hingga mencapai final Piala Afrika 2025 pada Januari 2026. Sementara itu, Quinones, striker asal Meksiko dari Al Qadsiah, mencatatkan rekor luar biasa: 45 gol dan 5 assist dari 46 penampilan, sekaligus membawa Meksiko lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Ballon d’Or, yang awalnya eksklusif untuk pemain Eropa, baru terbuka untuk dunia pada 1995. Sejak itu, beberapa pemain Asia seperti Hidetoshi Nakata, Park Ji-sung, dan Son Heung-min pernah masuk nominasi—dengan Son menjadi yang tertinggi, menempati peringkat 11 pada 2022. Pemain Asia asli terakhir yang masuk nominasi adalah Younis Mahmoud dari Irak pada 2007 saat membela Al Gharafa. Namun, untuk edisi 2026, tidak ada pemain berkebangsaan Asia yang masuk daftar nominasi. Yang muncul justru dua pemain asing yang bermain di klub Asia: Mane dan Quinones.
Ini bukan sekadar pencapaian individu, tapi simbol pergeseran kekuatan sepak bola global—di mana performa di liga non-Eropa kini cukup kuat untuk menembus kancah penghargaan tertinggi individu di dunia sepak bola.















