Sumbawanews.com,- Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Inter Milan pada matchday pertama Liga Champions 2026-27 di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. Kylian Mbappe membuka keunggulan Los Blancos, dilanjutkan gol Federico Valverde, sementara Inter memperkecil kedudukan lewat gol lawan. Namun, di balik dua gol tersebut, Brahim Diaz lah yang menjadi motor penggerak utama permainan Madrid, mencatat satu assist dan menjadi sosok paling konsisten di sepanjang laga.
Brahim Diaz tampil selama 90 menit penuh, menjadi ujung tombak serangan sekaligus tulang punggung pertahanan saat Real Madrid kehilangan bola. Ia tidak hanya memberikan assist untuk gol Mbappe, tetapi juga aktif melakukan pressing, menutup ruang, dan mengganggu pergerakan pemain Inter di lini tengah. Aksi individunya yang menembus pertahanan lawan hingga mengirim umpan silang kepada Jude Bellingham menunjukkan kualitas teknisnya yang sulit diabaikan, meski peluang itu gagal berbuah gol. Kontribusinya melampaui statistik—ia bermain seolah menjadi dua pemain sekaligus, mengisi celah antara serangan dan bertahan dengan energi luar biasa.
Performa Brahim ini menjadi penanda penting setelah kekalahan Real Madrid dari Real Betis seminggu sebelumnya. Meski namanya kerap tenggelam di bayang Mbappe, Bellingham, atau Valverde, ia membuktikan bahwa keberadaannya tak bisa dianggap sepele. Kreativitasnya dalam umpan satu sentuhan, kemampuan membawa bola di ruang sempit, dan kerja defensif tanpa henti membuatnya menjadi aset berharga yang masih kurang dihargai. Jika ia mampu mempertahankan level ini secara konsisten, perannya di Real Madrid akan sulit digantikan.
Kemenangan ini mengembalikan semangat Real Madrid di Liga Champions setelah kekalahan sebelumnya di La Liga. Di balik tiga poin berharga itu, Brahim Diaz bukan sekadar pemain pendukung—ia adalah jiwa yang menghidupkan permainan.















