Home Berita Internasional Perang Iran Picu Lonjakan Harga Solar AS, Harga Pangan Ikut Melambung

Perang Iran Picu Lonjakan Harga Solar AS, Harga Pangan Ikut Melambung

Sumbawanews.com,- Harga solar di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, menyebabkan biaya logistik dan rantai pasok pangan melonjak tajam akibat konflik militer antara AS dan Iran yang memperparah ketegangan di Selat Hormuz. Data American Automobile Association (AAA) per 5 September 2026 menunjukkan harga rata-rata solar nasional mencapai 5,8819 dolar AS per galon, melonjak lebih dari dua dolar AS dibandingkan harga sebelum perang pecah pada Februari 2026 yang berada di sekitar 3,76 dolar AS per galon. Ketegangan meningkat setelah serangan terhadap kapal tanker di Teluk Persia, termasuk dua kapal raksasa yang membawa minyak Saudi, serta pengumuman Iran tentang zona maritim terbatas baru di Selat Hormuz, jalur strategis yang menghubungkan 20% pasokan minyak global. Lalu lintas kapal komoditas melalui selat itu anjlok hingga hampir 70% dalam beberapa hari terakhir, memperdalam gangguan pada distribusi energi dan bahan bakar yang menopang truk, kereta, kapal, dan sistem pendingin pangan. Goldman Sachs memperingatkan harga minyak mentah Brent—yang kini bertahan di sekitar 96 dolar AS per barel—berpotensi tembus 120 dolar AS per barel jika serangan semakin intensif.

Previous articleReal Madrid dan Inter Milan Siap Bertemu Lagi di Liga Champions 2026/2027
Next articleChelsea Bangkit dari Kekalahan, Rogers: Kami Akan Makin Sip!