Sumbawanews.com,- Fiorentina memecat Fabio Grosso sebagai pelatih kepala setelah hanya memimpin tim selama tiga laga di Liga Italia 2026-2027, menyusul tiga kekalahan berturut-turut yang menempatkan mereka di dasar klasemen. Tim berjuluk La Viola kalah 0-4 dari AS Roma, lalu tumbang 0-3 di kandang melawan Frosinone, dan terakhir dikalahkan 1-2 oleh Torino. Keputusan pemecatan diumumkan resmi oleh klub pada Senin, 7 September 2026, usai kegagalan membalikkan tren buruk meski telah menggelontorkan dana hingga 150 juta euro untuk delapan pemain baru, termasuk lima pemain pinjaman.
Grosso, yang sebelumnya sukses membawa Sassuolo finis di papan tengah pada musim 2025-2026 setelah promosi, dianggap sebagai pilihan ideal oleh manajemen Fiorentina. Klub bahkan membatalkan rencana mempermanenkan caretaker Paolo Vanoli di akhir musim lalu demi mendatangkan mantan bek Timnas Italia itu. Namun, performa tim di awal musim ini justru mengecewakan, dengan pertahanan rapuh dan serangan tak berkutik.
Kesabaran manajemen pun habis. Dalam pengumuman resmi, Fiorentina menyatakan Grosso dibebastugaskan efektif sejak hari itu. Sebagai gantinya, klub kembali menunjuk Paolo Vanoli sebagai pelatih kepala—mengembalikan sosok yang sempat memimpin tim di akhir musim sebelumnya. Kembalinya Vanoli dianggap sebagai langkah stabilisasi mendesak untuk menyelamatkan musim yang kian terancam degradasi.














