Sumbawanews.com,- Barcelona belum terkalahkan di semua kompetisi musim 2026/2027, mencetak 36 gol dalam delapan laga pertama LaLiga, dengan rata-rata 4,5 gol per pertandingan. Di bawah arahan Hansi Flick, skuad Blaugrana mencatatkan selisih gol +28 hingga pekan ke-8, menjadi yang terbaik sepanjang abad ke-21, hanya kalah dari rekor Real Madrid (+31) pada musim 1928/1929. Raphinha menjadi mesin gol utama, mencatatkan 14 gol dari delapan penampilan, sementara Lamine Yamal memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang mencapai 50 assist tercepat dalam sejarah LaLiga.
Kehadiran Karim Adeyemi dan Lamine Yamal memberi dorongan signifikan di lini serang, membebaskan Raphinha untuk berkreativitas di pusat serangan setelah kepergian Robert Lewandowski dan Ferran Torres. Performa gemilang ini membuat Barcelona menjadi satu-satunya tim di abad ke-21 yang mampu melewati ambang 30 gol dalam delapan laga pertama, melampaui catatan AS Roma (+21, 2013/2014), Bayern Munich (+26, 2016/2017), dan Paris Saint-Germain (+24, 2017/2018). Flick, yang tetap fokus pada pertandingan demi pertandingan, menegaskan bahwa tim tidak mengandalkan hasil lawan, melainkan mempertahankan disiplin dan intensitas di setiap laga.
Dengan rekor yang terus memecahkan sejarah, Barcelona diprediksi akan melanjutkan dominasinya pasca jeda internasional. Tim asuhan Flick akan kembali bertanding melawan Getafe di Camp Nou pada Sabtu, 10 Oktober 2026, sebelum melanjutkan misi di Liga Champions melawan Galatasaray di Turki. Jika tren ini berlanjut, Barcelona berpeluang besar meraih trofi LaLiga untuk ketiga kalinya berturut-turut—sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi dalam sejarah modern klub.















