Home Berita Olah Raga 285 Atlet Klungkung Ditempa Fisik dan Mental Jelang Porprov Bali 2027

285 Atlet Klungkung Ditempa Fisik dan Mental Jelang Porprov Bali 2027

Sumbawanews.com,- Kabupaten Klungkung resmi memulai tahap awal persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 dengan dibukanya Program Training Center (TC) fisik dan mental bagi 285 atlet dari 33 cabang olahraga. Acara pembukaan berlangsung di Lapangan GOR Swecapura, Desa Gelgel, pada Minggu, 30 Agustus 2026, dan dihadiri langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Ketua KONI Klungkung Anak Agung Gede Anom, Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav Sidik Pramono, serta para pelatih dan atlet.

Program ini dirancang sebagai fondasi jangka panjang untuk memperkuat kesiapan atlet yang sebelumnya meraih medali di Porprov Bali 2025. KONI Klungkung menekankan bahwa prestasi olahraga tidak bisa dibangun secara instan, melainkan melalui proses berkelanjutan yang mencakup peningkatan kondisi fisik, kedisiplinan, teknik, dan mental bertanding. Ketua KONI Klungkung, Anak Agung Gede Anom, menyoroti masih adanya atlet yang kekurangan daya tahan fisik saat bertanding di ajang sebelumnya, sehingga TC ini menjadi jawaban strategis untuk menutup celah tersebut.

Dalam kolaborasi strategis, KONI Klungkung bekerja sama dengan Kodim 1610/Klungkung untuk tidak hanya meningkatkan kebugaran atlet, tetapi juga membentuk karakter yang tangguh, disiplin, dan berjiwa juang tinggi. Anom menegaskan, kemampuan teknis saja tidak cukup; mental dan kedisiplinan harus menjadi pondasi utama sebelum atlet menginjakkan kaki di arena pertandingan. “Ada saatnya hasil belum tercapai, tetapi justru melalui proses itulah seorang atlet ditempa menjadi juara. Jika fisik masih kurang, kita tingkatkan. Jika mental lemah, kita kuatkan,” tegasnya.

Pembinaan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Klungkung menempatkan olahraga sebagai bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia. Dengan target Porprov Bali 2027 yang akan diselenggarakan di Buleleng, seluruh upaya kini difokuskan pada pematangan atlet secara holistik—bukan hanya sebagai atlet, tetapi sebagai pribadi yang siap menghadapi tantangan di atas dan di luar lapangan.

Previous articleTimnas U-20 Indonesia Gagal Konversi Peluang, Imbang 0-0 Lawan Malaysia
Next articleKebakaran di Gambir Hanguskan 114 Rumah