Sumbawanews.com,- Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini mengakui bahwa target finis delapan besar di Liga Champions 2026/27 sangat sulit dicapai. Namun, ia menekankan bahwa ambisi timnya justru terfokus pada kestabilan di kompetisi tertinggi Eropa itu—dengan sasaran utama lolos ke playoff dan masuk ke fase gugur. Roma kembali ke panggung Liga Champions setelah tujuh musim absen, dan dalam undian yang menantang, mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain sebagai juara bertahan, Manchester United di kandang lawan, sekaligus menyambut Real Madrid di Stadion Olimpico dalam reuni dengan Jose Mourinho.
Gasperini menekankan bahwa pengalaman bertanding di stadion-stadion besar Eropa jauh lebih berharga daripada sekadar angka klasemen. Ia ingin skuadnya menikmati atmosfer Liga Champions, belajar dari setiap laga melawan tim-tim elite, dan menjadikan momen ini sebagai batu loncatan untuk memperkuat performa di Serie A. “Targetnya adalah tetap bertahan dalam persaingan dan mencapai playoff,” ujarnya. “Merasakan hawa Liga Champions di stadion-stadion ini, dan memainkan pertandingan luar biasa di kandang melawan Real Madrid dan tim-tim lain, akan sangat menguntungkan bagi perkembangan skuad.”
Dengan jadwal yang penuh tantangan, Gasperini meyakini bahwa pengalaman ini akan membentuk mentalitas juara dalam tim, sekaligus menjadi katalisator peningkatan kualitas permainan di semua kompetisi.















