Home Berita Pengawak SPKKL Karangasem Cari Nelayan Hilang di Perairan Seraya

Pengawak SPKKL Karangasem Cari Nelayan Hilang di Perairan Seraya

sumbawanews.com,- Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Karangasem Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) tergabung dalam tim SAR Gabungan melakukan pencarian seorang nelayan yang hilang saat melaut di Perairan Seraya, Karangasem Bali, kemarin.
Pencarian dilakukan terhadap nelayan bernama I Wayan Merta, yang berasal dari Br. Kangin, Basang Siap, Desa Seraya Timur, Kec. Karangasem, Kab. Karangasem pada Kamis (29/8/2019). 
Sebelumnya, sekira pukul 11:45 WITA, SPKKL Karangasem menerima informasi dari Koordinator Pos Basarnas Karangasem I Gusti Ngurah Eka, bahwa ada seorang nelayan yang hilang saat melaut mencari ikan. Berdasarkan informasi yang diperoleh sementara, bahwa perahu yang dibawa korban telah ditemukan di perairan Bugbug, Karangasem dengan kondisi sudah tanpa awak. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel SPKKL Karangasem segera bergabung ke Pantai Bugbug untuk ikut serta dalam operasi pencarian korban.
Pencarian korban dimulai pada pukul 12:30 hingga 18:00 WITA, dengan unsur yang terlibat dalam operasi SAR gabungan antara lain Basarnas Karangasem, Pol Air Polres Karangasem, SPKKL Bakamla Karangasem, Babinkamtibmas desa Seraya Timur dan BPBD (Balawista) Karangasem serta di bantu oleh masyarakat nelayan setempat.  Namun pencarian kemarin belum membuahkan hasil, dan akan di lanjutkan Jumat (30/8) sampai batas waktu 7 hari kedepan sesuai Standard Operational Procedure (SOP) yang dimiliki Basarnas.

Previous articleTim Kesehatan Satgas Yonif 411 Kostrad Gelar Pengobatan Massal di Kampung Tomerau Perbatasan RI-PNG
Next articleUncomplicated Plans In blossoms.com For 2012
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.