Sumbawanews.com,- Zinedine Zidane resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Prancis hingga Piala Dunia 2030, menggantikan Didier Deschamps yang berakhir masa tugasnya pada 31 Juli 2026. Legenda Real Madrid itu akan menerima gaji tetap 300 ribu euro (sekitar Rp6,22 miliar) per bulan, dengan potensi meningkat menjadi 450 ribu euro (sekitar Rp9,33 miliar) jika semua target kontrak tercapai. Dengan demikian, penghasilan tahunannya diproyeksikan minimal 3,6 juta euro (Rp74,7 miliar) dan bisa melonjak hingga 5,4 juta euro (Rp112,1 miliar) jika bonus terpenuhi.
Penunjukan Zidane menandai berakhirnya era 14 tahun Deschamps, yang memimpin Les Bleus sejak 2012 dan membawa Prancis juara Piala Dunia 2018. Namun, kegagalan di Piala Dunia 2026 menjadi titik akhir masa kepelatihannya: Prancis kalah 0-2 dari Spanyol di semifinal, lalu kembali tumbang 4-6 dari Inggris dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Spanyol akhirnya menjadi juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 di final.
Meski gaji Zidane disebut melampaui bayaran Deschamps yang sebelumnya sekitar 3,8 juta euro per tahun, Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Philippe Diallo, menegaskan bahwa uang bukan faktor utama dalam kesepakatan ini. Dalam pertemuan pada Februari 2025, Diallo menyatakan pembicaraan lebih fokus pada ambisi membangun kembali kejayaan tim nasional, bukan nominal kontrak.
Zidane, yang belum menangani tim apa pun sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021, akan menjalani debut resmi bersama Prancis pada September mendatang dalam laga UEFA Nations League melawan Turki, diikuti pertandingan melawan Belgia dan Italia. Dengan rekam jejak gemilang sebagai pelatih—meraih tiga Liga Champions dan dua gelar LaLiga bersama Real Madrid—Zidane kini dihadapkan pada tantangan terbesar: mentransformasi keberhasilan di level klub menjadi prestasi di kancah internasional.
Era baru Timnas Prancis resmi dimulai, dengan harapan besar yang dibebankan pada sang legenda untuk membawa Les Bleus kembali ke puncak dunia.















