Sumbawanews.com,- Persija Jakarta menjalani pemusatan latihan intensif di Bangkok, Thailand, sejak 10 Agustus 2026, dengan seluruh empat kiper mereka—Aqil Savik, Hafizh Rizkianur, Andritany Ardhiyasa, dan Nadeo Argawinata—ikut serta dalam program yang dirancang setara dengan pemain lapangan. Latihan berlangsung hingga 23 Agustus, di mana para penjaga gawang menjadi yang paling awal datang dan paling akhir meninggalkan lapangan, menunjukkan fokus khusus pada pengembangan fisik, teknik, dan peran taktis mereka dalam membangun serangan dari belakang.
Aqil Savik, kiper berusia 27 tahun yang baru bergabung, mengaku program ini memberikan bekal krusial menjelang Super League 2026-2027. “Latihan hari ini sangat intens, bagus untuk tim untuk meningkatkan fisik dan chemistry antarpemain,” ujarnya, dilansir dari laman resmi Persija pada 18 Agustus 2026. Ia menekankan bahwa fisik dasar, teknik distribusi bola, dan keterlibatan dalam pola permainan tim semuanya ditempa secara ekstensif, menjadikan persiapan ini jauh lebih komprehensif dibanding latihan biasa.
Selain sesi harian, Persija juga menjalani sejumlah laga uji coba sebagai bagian dari evaluasi taktis pelatih Shin Tae-yong. Tim akan menghadapi Police Tero pada 19 Agustus dan Chiangrai United pada 22 Agustus 2026, sebelum kembali ke Indonesia untuk menggelar laga peluncuran resmi melawan Brisbane Roar dari Australia pada 29 Agustus mendatang dalam ajang ‘Rise For Glory’. Aqil juga menilai pengalaman di Piala Presiden 2026 sebagai fondasi penting dalam beradaptasi dengan rekan baru dan membangun komunikasi di dalam skuad. “Sangat banyak pelajaran yang bisa diambil, mulai dari adaptasi dan komunikasi. Tentu pramusim kemarin menjadi modal penting untuk liga nanti,” tambahnya.
Dengan fokus pada integrasi fisik, teknis, dan taktis, Persija membangun fondasi yang lebih matang menjelang musim kompetitif yang diharapkan lebih ketat. Seluruh proses ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang tim untuk kembali bersaing di puncak sepak bola Indonesia.















