Home Serba Serbi Tekno Dampak Lingkungan AI Lebih Parah dari yang Diperkirakan

Dampak Lingkungan AI Lebih Parah dari yang Diperkirakan

Sumbawanews.com,- Penelitian terbaru mengungkap bahwa kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengonsumsi energi besar melalui pusat data, tetapi juga mempercepat ekspansi industri bahan bakar fosil, sehingga memicu emisi karbon tiga hingga 13 kali lebih besar daripada jejak operasionalnya sendiri. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal NPJ Climate Action menemukan bahwa perusahaan teknologi besar seperti Microsoft dan Amazon secara aktif bekerja sama dengan produsen minyak dan gas untuk meningkatkan efisiensi pengeboran dan produksi, memperluas jejak karbon global. Para peneliti, Will dan Holly Alpine, menyebut fenomena ini sebagai “enabled emissions”—emisi tambahan yang muncul karena teknologi memungkinkan aktivitas berpolusi dilakukan dalam skala lebih luas. Mereka menegaskan bahwa fokus hanya pada konsumsi listrik pusat data mengabaikan dampak sistemik AI yang justru memperdalam ketergantungan pada energi fosil, bukan menguranginya.

Previous articleArab Saudi Tuan Rumah Forum Etika AI Global September 2026
Next articleLiverpool Iraola Belajar Ngegas dan Ngerem