Home Berita Bupati Sumbawa Hadiri Penutupan Pacuan Kuda Tradisional Bupati Cup 2026

Bupati Sumbawa Hadiri Penutupan Pacuan Kuda Tradisional Bupati Cup 2026

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri acara Penutupan Pacuan Kuda Tradisional Bupati Cup Tahun 2026 yang berlangsung di Arena Pacuan Kuda Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menghidupkan kembali dan mengembangkan pacuan kuda tradisional sebagai bagian dari warisan budaya daerah sekaligus potensi destinasi wisata Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, khususnya Ketua PORDASI Kabupaten Sumbawa, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Bupati Cup Tahun 2026.

Baca Juga: Bupati Kukuhkan Paskibraka Sumbawa 2026

Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan pengembangan Arena Pacuan Kuda Moyo. Menurutnya, sejumlah usulan terkait peningkatan fasilitas arena akan menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Insya Allah tahun ini akan kita perlebar, sehingga tahun depan kita akan bangun dengan jumlah yang lebih banyak,” ujar Bupati Sumbawa.

la menjelaskan, Arena Pacuan Kuda Moyo sebelumnya telah cukup lama tidak difungsikan secara maksimal. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya mengoptimalkan kembali arena tersebut sebagai pusat kegiatan pacuan kuda sekaligus ruang pelestarian budaya masyarakat Sumbawa.

“Pacuan kuda ini adalah budaya kita dan memiliki banyak sekali penggemar. Beberapa tahun terakhir penggemarnya menurun. Mudah-mudahan mulai tahun ini kita promosikan kembali kebudayaan besar ini dan menjadikannya salah satu destinasi wisata Kabupaten Sumbawa,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa pengembangan pacuan kuda tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan perlombaan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan kawasan yang lebih representatif dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

la menyebutkan, pemerintah daerah akan memprioritaskan penataan fasilitas di sekitar arena pacuan. Bahkan, kawasan di tengah arena juga direncanakan akan ditanami berbagai jenis buah-buahan sehingga ke depan arena tersebut tidak hanya menjadi tempat menyaksikan pacuan kuda, tetapi juga memiliki fungsi wisata dan lingkungan.

“Kami akan memprioritaskan penataan arena pacuan ini sehingga menjadi pacuan yang representatif dan enak dicontoh,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa turut memberikan perhatian terhadap keberadaan para joki muda yang dinilai sebagai aset penting bagi keberlanjutan olahraga tradisional pacuan kuda di Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, regenerasi joki perlu terus didorong agar setiap wilayah di Kabupaten Sumbawa memiliki joki-joki berbakat yang mampu berprestasi di berbagai ajang pacuan kuda.

“Joki-joki ini akan menjadi aset yang luar biasa ke depan. Kita akan memacu lagi sehingga semua daerah memiliki joki-joki yang luar biasa,” ujarnya.

Selain aspek budaya dan olahraga, Bupati juga menyoroti dampak ekonomi kegiatan pacuan kuda terhadap masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selama pelaksanaan Bupati Cup, aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar arena berlangsung cukup ramai.

Bupati menyampaikan bahwa keberadaan UMKM dalam kegiatan tersebut akan terus didukung dan ditata agar pada penyelenggaraan berikutnya para pelaku usaha maupun pengunjung memperoleh tempat yang lebih representatif dan nyaman.

“UMKM yang ada di sekitar ini sudah seminggu melakukan transaksi di sini. Luar biasa. Ke depan akan kita tata lebih baik sehingga penonton dan teman-teman UMKM mendapat tempat yang lebih representatif dan usahanya menjadi lebih baik,” jelasnya. (Using)

Previous articleBupati Kukuhkan Paskibraka Sumbawa 2026
Next articleBupati SumbawaHadiri Apel Kehormatan dan Malam Renungan Suci di TMP Labuhan Badas
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik