Sumbawanews.com,- Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, secara resmi mencoret Christopher Nkunku, Fikayo Tomori, Youssouf Fofana, dan David Odogu dari skuad musim 2026/2027 setelah pertemuan dengan pemilik klub Gerry Cardinale, menjelang laga pramusim melawan Manchester United di Wroclaw, Polandia, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Keempat pemain yang sebelumnya masih terlibat dalam persiapan pramusim, kini tidak dibawa dalam rangkaian laga persahabatan dan dinyatakan keluar dari rencana tim untuk musim mendatang. Amorim menegaskan keputusan ini bukan karena performa buruk, melainkan bagian dari transformasi besar yang sedang dibangun di klub.
Amorim menjelaskan tiga alasan utama di balik keputusan tersebut. Pertama, ia ingin mempercepat perubahan struktural sesuai proyek jangka panjang AC Milan yang baru dimulai. Kedua, ia ingin memberikan ruang lebih besar bagi pemain muda untuk berkembang di level utama. Ketiga, jumlah pemain di skuad yang mencapai hampir 40 orang dinilai terlalu banyak untuk menjalani persiapan yang efektif. “Keempatnya tampil sangat baik selama pramusim, tetapi kami harus membuat keputusan sulit,” ujar Amorim, seperti dikutip dari Tuttomercato pada 16 Agustus 2026. Ia menekankan bahwa performa Nkunku, Tomori, Fofana, dan Odogu justru memuaskan, namun kebutuhan tim lebih besar daripada individualitas.
Keempat pemain kini berpotensi bergabung dengan klub lain di bursa transfer musim panas 2026. Christopher Nkunku menjadi salah satu nama paling dicari, dengan Manchester United, RB Leipzig, AS Roma, dan Borussia Dortmund disebut sebagai klub yang tertarik. Fikayo Tomori dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Inggris, khususnya Newcastle United. Youssouf Fofana masuk dalam radar sejumlah tim top Eropa, termasuk Crystal Palace, Villarreal, Everton, dan Real Betis. Sementara David Odogu hingga kini belum memiliki tawaran konkret, meski namanya sempat disebut berpotensi bergabung dengan Mainz 05.
AC Milan juga diprediksi akan segera melakukan rekrutmen, terutama untuk posisi bek sayap kanan yang kosong setelah kepergian Zachary Athekame ke Olympique Lyon. Dengan keputusan ini, Amorim menegaskan bahwa klub sedang membangun identitas baru—bukan hanya dari segi taktik, tapi juga filosofi permainan dan pengembangan generasi muda.















