Sumbawanews.com,- Pengamat sepak bola Haris Pardede atau akrab dipanggil Bung Harpa menyoroti perubahan sikap Thom Haye pasca Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Dalam wawancara di YouTube Ruang Publik pada 16 Agustus 2026, ia menyatakan bahwa performa tim bukan sekadar menurun dari segi teknis, tetapi juga dari sisi emosional para pemain. Ia mencontohkan perilaku Thom Haye yang kini kerap kali marah-marah, baik saat berinteraksi dengan rekan setim maupun ketika berhadapan dengan suporter.
Kegagalan Timnas Indonesia lolos ke babak gugur terjadi setelah hasil imbang 1-1 melawan Singapura di laga terakhir fase grup. Dengan koleksi tujuh poin, skuad Garuda finis di posisi tiga Grup A, tertinggal dari Singapura (8 poin) dan juara grup Vietnam (10 poin). Kegagalan ini memaksa Timnas Indonesia tersingkir di fase grup untuk kedua kalinya dalam tiga edisi terakhir Piala AFF.
Bung Harpa menilai fenomena ini bukan hanya persoalan individu, melainkan gejala lebih luas dari kemunduran karakter tim di bawah arahan pelatih John Herdman. Ia mengkritik pola permainan, keputusan pergantian pemain, hingga pemilihan skuad yang dinilai tidak konsisten. Menurutnya, kekalahan ini bukan sekadar kegagalan hasil, tapi tanda sistem yang mulai kehilangan arah.
Thom Haye, yang sebelumnya dikenal tenang dan disiplin di tengah lapangan, kini menjadi simbol perubahan sikap yang mengkhawatirkan. Reaksi emosionalnya yang semakin sering muncul di depan publik menjadi bahan refleksi bagi para pengamat: apakah ini gejala kelelahan mental, tekanan tinggi, atau tanda sistem pelatihan yang mulai rapuh? Pertanyaan itu kini menggantung, menunggu evaluasi resmi dari PSSI dan tim pelatih.















