Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Wakil Bupati Sumbawa, H. Mohamad Ansori menilai, tidak ada penghadangan yang dilakukan oleh salah seorang warga. Kejadian tersebut terjadi saat melakukan kunjungan Kecamatan Tarano untuk melihat Lokasi yang rencananya akan dilakukan pengeboran sumur bor dan pembuatan bak penampung air.
“Ada satu warga pada saat pulang, tidak dihadang. Hanya menyuci sepeda motor di tempat air tergenang. Aspal masih bagus. Kalau itu terkait dengan aspal, saya kira masih bagus. Berdasarkan warga yang mencuci sepeda motor, pernah ada janji yang dijanjikan oleh pejabat untuk diperbaiki pada saat penanaman pohon,” ucap Wabup, usai rapat rapipurna di DPRD Sumbawa, Kamis (13/08).
Baca Juga: Wabup Lepas 155 Regu SMP-SMA Sederajat
Disampikan, usai berinterkasi dan mendengarkan penyampaian warga tersebut, rombongan lalu melanjutkan perjalanan. “Kami hampiri dan kami sampaikan akan kami tindaklanjuti, akan kami koordinasikan dengan opd teknis. Maka clear sudah itu, kami salaman, kami pulang. Kami tidak tahu kami ada video yang dipotong-potong,” ujar dia.
Ditegaskan, sebagai pimpinan daerah, sudah biasa turun ke lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat. “Tidak merasa dihadang-hadang. Warga menghampiri, mengkritisi, memberi masukan ini kita terima. Karena piminan daerah menerima aspirasi masyarakat, dengan cara beragam,” ungkap wabup.
Menurutnya, untuk mengetahui keluh kesah warga, banyak pola yang dapat dilakukan oleh pemimpin daerah. Baik langsung turun ke lapangan, dialog di kantor bupati dan lainnya.
“kami terima untuk kepentingan rakyat,” ujar dia, juga mengajak kepada masyarakat untuk bijak bermedia social. (Using)















