Mataram, sumbawanews.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Mataram menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Inspektorat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jalan Langko, Kota Mataram. Aksi yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WITA ini melibatkan kurang lebih 50 massa aksi pemuda.
Baca Juga: Komite Nasional Mahasiswa NTB Nyatakan Mosi Tidak Percaya Kinerja Kejaksaan dan Dukung Kortas Tipikor Polri
Dalam aksi tersebut, KNPI Kota Mataram menyampaikan sejumlah tuntutan krusial terkait transparansi pengelolaan keuangan publik dan tata kelola organisasi olahraga di NTB.
Tuntutan Utama Aksi yakni audit Anggaran KONI dan Porprov NTB 2026. Mendesak Inspektorat Provinsi NTB untuk segera turun tangan melakukan audit investigatif dan menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran KONI NTB serta dana pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Serta, Usut Dugaan Penggelapan Uang Pendaftaran ASPROV PSSI NTB.
KNPI juga menyerukan pengusutan atas dugaan penyalahgunaan dana pada pelaksanaan Musyawarah ASPROV PSSI NTB. Panitia seleksi diduga belum mengembalikan uang pendaftaran pendaftaran bakal calon Ketua ASPROV dengan total nilai mencapai Rp200 juta.
“Kami minta Inspektorat NTB bergerak cepat dan transparan. Jika tuntutan dan desakan kami ini tidak segera ditindaklanjuti secara serius, kami memastikan akan kembali menggelar aksi gelombang berikutnya dengan jumlah massa yang lebih besar,” tegas Lalu Zuiardi, Korlap Aksi DPD II KNPI Kota Mataram.
Massa aksi berharap Inspektorat NTB dapat menjalankan fungsinya sebagai pengawas internal pemerintah secara independen dan profesional demi menjaga akuntabilitas publik serta kemajuan dunia olahraga di Nusa Tenggara Barat. (Using)















