Sumbawanews.com,- Enam federasi sepak bola Arab—Arab Saudi, Qatar, Lebanon, Maroko, Sudan, Mesir, dan Mauritania—secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino, menyusul tekanan dari UEFA, AFC, dan CONCACAF yang meminta ia mundur. Pernyataan bersama yang dirilis oleh para kepala federasi itu menegaskan kepercayaan mereka terhadap kepemimpinan Infantino dan komitmen berkelanjutannya dalam mengembangkan sepak bola global. Mereka menilai upaya Infantino selama memimpin FIFA telah memberi dampak positif, terutama dalam memperluas peluang dan memperkuat peran sepak bola sebagai alat persatuan.
Dalam surat tersebut, para federasi menyebut bahwa sepak bola Arab memiliki peran strategis dalam menyatukan masyarakat dan memperkuat kerja sama antar-asosiasi di kawasan. Mereka berharap dapat terus menjalin kolaborasi erat dengan Infantino demi masa depan sepak bola yang lebih kuat dan sejahtera, sekaligus meningkatkan kontribusi dunia Arab terhadap perkembangan permainan ini di tingkat global. Pernyataan ini muncul di tengah kontroversi yang masih menghantui Infantino, terkait rencana awalnya menjual saham Piala Dunia—meski proposal itu telah ditarik, kritik terhadap kebijakannya belum mereda.
Sebelumnya, PSSI juga telah menyatakan sikap serupa, berdiri di belakang Infantino. Presiden FIFA asal Swiss itu menjabat sejak 2016, menggantikan Sepp Blatter yang mengundurkan diri akibat skandal korupsi. Infantino terpilih kembali dalam kongres FIFA 2019 dan 2023, dan karena masa jabatan pertamanya (2016–2019) dianggap tidak penuh, ia masih memenuhi syarat untuk mencalonkan diri lagi pada pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027. Menurut aturan FIFA, seorang presiden boleh menjabat maksimal tiga periode atau 12 tahun total. Dengan demikian, masa depan Infantino di kursi tertinggi FIFA masih menjadi sorotan tajam, terutama menjelang kongres penentu di 2027.















