Sumbawanews.com,- Xavi Hernández resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional Belanda pada Kamis, 13 Agustus 2026, menggantikan Ronald Koeman yang mundur setelah kegagalan tim di Piala Dunia 2026. Pelatih asal Spanyol itu mengikat kontrak empat tahun hingga Piala Dunia 2030, dan akan memulai debutnya saat Belanda menghadapi Jerman di Nations League pada 24 September. Dalam pernyataan resmi, Xavi menyatakan dirinya sebagai “anak sepakbola Belanda”, mengakui pengaruh mendalam dari legenda seperti Johan Cruyf, Rinus Michels, Louis van Gaal, dan Frank Rijkaard yang membentuk filosofi permainannya sejak masa muda di La Masia.
Xavi, yang pernah memenangkan lima trofi bersama Barcelona di era kepelatihan Rijkaard, menekankan kedekatan budaya antara sepakbola Barcelona dan tradisi Belanda—khususnya dalam hal penguasaan bola, serangan berbasis kreativitas, dan keyakinan taktis. Ia menjadi pelatih asing pertama yang memimpin De Oranje sejak Ernst Happel pada Piala Dunia 1978. Dengan visi jelas untuk membangun identitas permainan yang menarik dan menyerang, Xavi menegaskan bahwa target utamanya bukan sekadar menang, tapi melakukannya dengan cara yang mencerminkan semangat sepakbola Belanda yang ia hargai sejak dulu.
Timnas Belanda sendiri baru saja melewati masa suram setelah tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026, membuat keputusan ini menjadi titik balik strategis bagi KNVB. Di bawah asuhan Xavi, para pemain dan staf diharapkan bisa membangun kembali kepercayaan publik melalui permainan yang tidak hanya efektif, tetapi juga memikat. Dengan fondasi kuat dan potensi besar, tantangan pertama Xavi bukan hanya mengembalikan kejayaan, tapi menghidupkan kembali jiwa sepakbola yang pernah menjadi ciri khas Oranje.















