Sumbawanews.com,- Persaingan Liga Inggris musim 2026/2027 diprediksi akan lebih ketat daripada musim sebelumnya, dengan juara bertahan Arsenal menghadapi tantangan besar dari sejumlah tim yang bangkit pasca-rekonstruksi. Laga pembuka musim ini, antara Arsenal melawan Coventry City di Emirates Stadium pada 22 Agustus, menjadi awal dari babak baru yang dinanti para penggemar sepak bola global. Mantan pemain Arsenal, Jérémie Aliadière, menilai bahwa para pesaing utama—Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Manchester United—telah melakukan perubahan signifikan, baik dari sisi manajemen maupun performa tim, sehingga memperkecil celah keunggulan The Gunners.
Manchester City, yang kini dibimbing Enzo Maresca, Liverpool dengan Andoni Iraola di bangku pelatih, serta Chelsea yang diarsiteki Xabi Alonso, semuanya dikatakan telah memperbaiki performa setelah mengalami musim 2025/2026 yang tidak memuaskan. Di sisi lain, Manchester United dinilai semakin matang di bawah kepemimpinan Michael Carrick, yang sukses membawa Setan Merah finis di posisi tiga dan kembali ke Liga Champions setelah menggantikan Ruben Amorim di pertengahan musim lalu. Aliadière menekankan bahwa MU bukan hanya sekadar penantang, tetapi ancaman nyata yang mampu mempertahankan tekanan hingga pekan terakhir.
Menurutnya, persaingan tidak akan terbatas pada satu atau dua tim saja. City, Liverpool, dan Chelsea juga diprediksi akan bersaing ketat di puncak klasemen, menciptakan dinamika yang belum pernah terlihat dalam beberapa musim terakhir. Dengan perubahan strategis di semua klub besar, Liga Inggris diprediksi akan menjadi ajang pertarungan paling kompetitif sejak dekade terakhir, di mana gelar juara bisa saja jatuh ke tangan siapa saja hingga detik-detik terakhir.















