Sumbawanews.com,- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa negaranya siap melancarkan serangan militer sepihak terhadap Iran, terlepas dari upaya diplomatik yang sedang berlangsung antara Teheran dan Washington. Pernyataan itu disampaikan Netanyahu pada Rabu, di tengah negosiasi mediasi Qatar yang diklaim telah mencapai tahap lanjut untuk meredakan ketegangan. Ia menegaskan tekad Israel untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, dengan menyebut pernyataan komandan Garda Revolusi Islam Iran, Ahmad Vahidi, yang mengaku berniat terus mengembangkan program nuklir. Meski menyebut Amerika Serikat sebagai sekutu terbesar, Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan melakukan “apa pun yang diperlukan” demi keamanannya.
Pernyataan Netanyahu muncul setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengumumkan kegagalan upaya AS dan Israel untuk menggulingkan rezim Republik Islam. Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak telah saling bertukar draf usulan dalam negosiasi yang dipimpin Qatar dan Pakistan sejak konflik berskala besar pada Februari lalu. Meski sempat mencapai kesepakatan melalui nota kesepahaman pada Juni, proses perdamaian terhenti akibat sengketa terkait pelayaran di Selat Hormuz.















